Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Membayar Iuran Jaminan Kesehatan Nasional Segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (Studi Penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Gladak Pakem)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah program perlindungan sosial dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan untuk memberikan perlindungan kesehatan dan mencegah beban finansial biaya pengobatan bagi peserta. Meskipun kepesertaan JKN di Kabupaten Jember mencapai 98% pada 2024 dengan jumlah penduduk 2.615,874 jiwa, tetapi capaian status keaktifan peserta JKN belum memenuhi target 75%. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan diperoleh adanya permasalahan yaitu rendahnya rata-rata capaian status keaktifan peserta JKN di Kabupaten Jember sebesar 1.546,685 jiwa (54,29%) pada 2024 dengan status keaktifan terendah berada di wilayah kerja Puskesmas Gladak Pakem yaitu sekitar 9.803 jiwa (27,40%). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku membayar iuran peserta JKN mandiri segmen PBPU di wilayah kerja Puskesmas Gladak Pakem. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Gladak Pakem yaitu di Desa Kebonsari dan Kranjingan, pada Agustus-September 2025. Populasi pada penelitian ini adalah 35.773 yang merupakan peserta JKN. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 96 responden dengan kategori inklusi peserta JKN mandiri segmen PBPU. Pengambilan sampel dilakukan secara proporsional dengan menggunakan teknik cluster sampling. Sumber data pada penelitian ini data primer menggunakan kuesioner dan data sekunder berupa data keaktifan peserta JKN di Kabupaten Jember dari tahun 2022-2024. Analisis yang dilakukan menggunakan uji korelasi antar variabel pada penelitian ini dengan uji spearman rank. Hasil penelitian ini menunjukkan sikap peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Gladak Pakem sebagian besar memiliki sikap positif yaitu sekitar 88,5%. Sebagian besar norma subyektif responden kategori mendukung sekitar 74,0%. Sebagian besar persepsi kontrol perilaku responden sekitar 88,5% dengan kategori mampu. Niat responden sebagian besar pada kategori berniat sekitar 62,5%. Perilaku membayar iuran sebagian besar responden berada pada kategori sering membayar yaitu sekitar 65,6%. Hasil analisis hubungan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan niat diperoleh nilai p-value = 0,002 dan r= 0,310, angka tersebut menunjukkan arah hubungan yang positif dengan kekuatan hubungan kategori lemah. Norma subyektif berhubungan signifikan dengan niat diperoleh p-value= 0,000 dan r= 0,384, angka tersebut menunjukkan arah hubungan positif dengan kekuatan hubungan kategori lemah. Persepsi kontrol perilaku tidak berhubungan signifikan dengan niat diperoleh p-value = 0,15 dan r= 0,247, angka tersebut menunjukkan arah hubungan positif dengan kategori kekuatan hubungan lemah. Niat berhubungan signifikan dengan perilaku membayar iuran dengan arah hubungan positif dan kategori kekuatan hubungan lemah, diperoleh nilai p-value = 0,000 dan r = 0,360. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap, norma subjektif, dan niat berhubungan signifikan, sementara persepsi kontrol perilaku tidak signifikan. Saran pada penelitian ini adalah BPJS Kesehatan dapat memperkuat edukasi melalui simulasi berobat tanpa JKN dan cerita nyata. Fasilitas kesehatan perlu meningkatkan kualitas pelayanan dalam hal kecepatan, keramahan, dan kesetaraan. BPJS Kesehatan juga dapat bekerja sama dengan karang taruna untuk memperluas sosialisasi, memberi penghargaan bagi wilayah dengan kepatuhan tinggi, serta menempelkan stiker apresiasi bagi keluarga yang rutin membayar. Pemerintah desa dapat mengoptimalkan koperasi sebagai tabungan bersama bagi peserta mandiri yang kesulitan. Selain itu, BPJS perlu memperluas sosialisasi program REHAB dan mendorong peserta yang menunggak membuat komitmen pembayaran.

Description

Validasi file repositori 22 Juli 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By