Hubungan Modal Sosial dengan Tingkat Kesejahteraan Petani Padi Sawah pada Kelompok Tani Muda Jaya Agro (MUJA)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Meskipun sektor pertanian menjadi penopang utama kehidupan masyarakat di Dusun Karang Malang, kesejahteraan petani padi sawah Kelompok Tani MUJA masih bervariasi. Penelitian ini mengkaji hubungan modal sosial dengan tingkat kesejahetraan petani MUJA, mengingat modal sosial dalam kelompok tani diduga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan anggotanya. Penelitian menggunakan metode Mix Methods dengan pendekatan Explanatory sequential. Hasil penelitian menunjukkan, 1) kondisi modal sosial Kelompok Tani MUJA berada di kategori sedang (51,8%) dengan masing-masing indikator kepercayaan berkategori tinggi, sedangkan norma sosial dan jaringan berkategori sedang; 2) tingkat kesejahteraan petani MUJA tergolong sangat tinggi (82,1%) berdasarkan standar BPS 2019. Namun, variasi pendapatan sangat timpang, berkisar antara kerugian Rp762.500/ha/bulan hingga keuntungan mencapai Rp15.636.875/ha/bulan, dengan 8,9% petani di kategori rendah; 3) hasil uji korelasi Rank spearman menunjukkan nilai signifikansi 0,395 > 0,10 dengan koefisien korelasi 0,116, mengindikasikan bahwa modal sosial memiliki hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan. Pendalaman kualitatif menemukan bahwa kesejahteraan petani MUJA lebih dipengaruhi oleh penguasaan sumber daya alam, khususnya luas kepemilikan lahan (natural assets) dibandingkan modal sosial.

Description

Finalisasi oleh Agus 22 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By