Hubungan Pencarian Informasi Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa SMA di Kawasan Agroindustri Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran Gigi
Abstract
Remaja merupakan fase perkembangan yang mendorong individu untuk
aktif mencari informasi dalam mengelola kesehatannya (Moons et al., 2021).
Perilaku pencarian informasi kesehatan gigi dan mulut adalah upaya memperoleh
informasi mengenai pencegahan, perawatan, dan pemeliharaan kesehatan gigi
melalui berbagai sumber (Zimmerman & Shaw, 2020). KemudahPakusari internet
memudahkan remaja memperoleh informasi kesehatan. Informasi dari sumber
terpercaya dapat meningkatkan pemahaman dan perilaku pemeliharaan kesehatan
gigi dan mulut (Jia et al., 2021). Pengetahuan yang diperoleh dari proses tersebut
berperan penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Pengetahuan kesehatan gigi dan mulut merupakan pemahaman mengenai
cara menjaga kesehatan rongga mulut dan mencegah penyakit gigi. Pengetahuan
yang baik menjadi dasar terbentuknya perilaku pemeliharaan kesehatan yang tepat,
sedangkan pengetahuan yang rendah dapat meningkatkan risiko penyakit gigi dan
mulut (Riskesdas, 2018). Individu yang aktif mencari informasi kesehatan
cenderung memiliki pengetahuan yang lebih baik dibandingkan individu yang pasif
(Jia et al., 2021). Akses informasi dan edukasi yang memadai diharapkan dapat
meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada remaja.
Kecamatan Arjasa dan Pakusari merupakan wilayah agroindustri di
Kabupaten Jember dengan kondisi sosial, ekonomi, dan pendidikan yang beragam
sehingga berpotensi memengaruhi akses informasi kesehatan gigi dan mulut siswa
SMA. Kawasan tersebut menjadi lokasi yang relevan untuk mengkaji hubungan
antara perilaku pencarian informasi dan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan
mulut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku
pencarian informasi kesehatan gigi dan mulut dengan tingkat pengetahuan
kesehatan gigi dan mulut pada siswa SMA di Kecamatan Arjasa dan Pakusari,
Kabupaten Jember.
Metode penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan
pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada Agustus–September 2025 di
SMA Negeri Arjasa dan SMA Negeri Pakusari, Kabupaten Jember. Sampel
penelitian berjumlah 323 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling dengan pendekatan convenience berdasarkan rumus Slovin.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan
reliabilitas untuk mengukur perilaku pencarian informasi kesehatan gigi dan mulut
serta tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Data kemudian dianalisis
menggunakan uji korelasi Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antara
kedua variabel penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencarian informasi
kesehatan gigi dan mulut siswa SMA di wilayah agroindustri Kabupaten Jember
mayoritas berada pada kategori cukup sebesar 49,2%, dan tingkat pengetahuan
kesehatan gigi dan mulut sebagian besar berada pada kategori sedang sebesar
48,3%. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan yang
signifikan antara perilaku pencarian informasi kesehatan gigi dan mulut dengan
tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut.
Description
Validasi file repositori 22 Juli 2026_Firli
