Pendapatan dan Efisiensi Biaya Produksi Usahatani Jagung di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Usahatani jagung merupakan kegiatan budidaya tanaman jagung yang dilakukan oleh petani dengan tujuan memperoleh hasil panen dan keuntungan ekonomi. Desa Jelbuk merupakan salah satu desa yang menjadikan usahatani jagung sebagai salah satu kegiatan pertanian utama dan sumber pendapatan masyarakat. Permasalahan yang dihadapi oleh petani jagung di Desa Jelbuk adalah penggunaan biaya produksi yang tidak menentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah produksi dan pendapatan yang diterima petani jagung, serta efisiensi biaya produksi usahatani jagung di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan kondisi usahatani jagung berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Sampel penelitian terdiri dari 60 orang petani yang dipilih secara random sampling. Data yang digunakan adalah data primer melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner dan data sekunder dari BPS, dinas pertanian, serta literatur terkait. Analisis data yang digunakan adalah: (1) analisis pendapatan untuk menghitung pendapatan bersih menggunakan rumus π = TR – TC, (2) analisis efisiensi biaya produksi menggunakan rumus R/C Ratio = TR / TC. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata pendapatan petani jagung di Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember sebesar Rp 5.289.267/Ha/MT. Rata-rata total penerimaan petani yaitu Rp 13.424.940/Ha/MT, rata-rata biaya total yang dikeluarkan petani sebesar Rp 8.135.673/Ha/MT. Nilai tersebut menunjukkan bahwa usahatani jagung memberikan keuntungan bagi petani karena pendapatan bersih yang diperoleh cukup tinggi setelah dikurangi total biaya produksi, sehingga kegiatan usahatani jagung telah memberikan manfaat ekonomi dan berpotensi untuk terus dikembangkan. (2) Nilai R/C Ratio yang diperoleh petani jagung di Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember sebesar 1,65 artinya > 1 menunjukkan bahwa usahatani tersebut efisien, karena setiap pengeluaran sebesar Rp 1 untuk biaya produksi menghasilkan penerimaan sebesar Rp 1,65, dan akan mendapatkan keuntungan Rp 0,65, sehingga usahatani jagung dapat diusahakan pada musim tanam berikutnya.
Description
Validasi file repositori 22 Juli 2026_Firli
