Pengaruh Penggunaan Zep Quiz Dalam Model Pembelajaran Kooperatif TGT Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Berdasarkan Permendikbudristek No.16 Tahun 2022 tentang Standar Proses
Pendidikan, menegaskan bahwa pembelajaran idealnya diselenggarakan dalam
suasana yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, serta mampu memotivasi siswa
untuk aktif berpartisipasi. Ketentuan tersebut sejalan dengan tujuan pembelajaran di
sekolah dasar yang menitik beratkan pada terciptanya pengalaman belajar yang
bermakna bagi siswa. Namun dari hasil wawancara penulis, pembelajaran IPAS
khususnya pada materi energi masih sering didominasi oleh model konvesional
sehingga siswa cenderung pasif dan mudah merasa bosan, hal ini berdampak pada hasil
belajar kognitif cenderung rendah. Oleh karena itu, guru perlu memilih model
pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa, serta mampu mengelola
pembelajaran agar menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
Melalui penerapkan Zep Quiz dalam model pembelajaran kooperatif tipe Teams
Games Tournament (TGT) yang dilaksanakan secara berkelompok maka siswa dapat
berdiskusi, dan berkompetisi yang sehat. Zep Quiz adalah aplikasi kuis interaktif
dengan keunggulan berupa kuis berbasis game yang menyediakan tipe soal beragam,
kompetisi real-time, serta umpan balik instan yang lebih interaktif, sehingga dinilai
lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah ada pengaruh
penerapan Zep Qiz dalam model kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar kognitif
siswa?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Zep Quiz dalam
model kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas IV pada materi
energi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental
semu dengan desain Non-Equivalent Control Group. Hasil penelitian yang telah
dilakukan menunjukkan hasil posttest yang dilakukan pada kelas eksperimen dan kelas
kontrol terdapat perbedaan yang signifikan. Kelas eksperimen yang diberikan perlakuan (treatment) menunjukkan perubahan signifikan dari hasil pretest bahwa
21% siswa (6 siswa) berada pada kategori sangat baik, 21% siswa (6 siswa) berada
pada kategori baik
Description
Finalisasi oleh Agus 21 Juli 2026
