Perilaku Mahasiswi Penggemar Film Boys Love Serta Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental di Universitas Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Data Survei Kesehatan Mental pada kelompok usia dewasa di Indonesia
menunjukkan bahwa sebanyak 15.5 juta orang dewasa mengalami setidaknya satu
masalah kesehatan mental. Self-healing atau menenangkan diri saat waktu luang
salah satunya dapat dilakukan dengan menonton film. Film Boys Love (Bl)
merupakan sebuah genre drama yang menampilkan hubungan romansa
homoseksual. Konten Bl dianggap melanggar UU Pornografi No. 44 Tahun 2008
pasal KUHP 281 dan 282. Paparan intensif terhadap film bergenre Bl dapat
menimbulkan dampak negatif berupa masalah kesehatan mental. Berdasarkan hasil
studi pendahuluan pada Desember 2025 dan disebarkan kepada 15 Fakultas
menunjukkan terdapat 36 mahasiswi yang merupakan penggemar film bergenre Bl.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku mahasiswi penggemar film Bl
dan dampaknya terhadap kesehatan mental di Universitas Jember.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan
pendekatan fenomenologi. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik
Snowball sampling. Informan dalam penelitian terdiri dari Informan kunci,
Informan utama dan Informan tambahan yang memenuhi beberapa kriteria inklusi
yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui in
depth interview menggunakan panduan wawancara semi terstruktur. Analisis data
dilakukan dengan menggunakan metode thematic content analysis melalui proses
klasifikasi coding dengan bantuan aplikasi Nvivo. Uji etik penelitian dilakukan oleh
peneliti melalui Komisi Etik Penelitian (KEP) No.3695/UN25.8/KEPK/DL/2026 di
Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik informan pada penelitian ini
berjenis kelamin perempuan yang berusia 19-22 tahun. Preferensi genre film yang
banyak diakses oleh informan utama yaitu genre film Bl Real Action. Pengalaman mengakses film Bl terjadi sejak informan duduk di bangku sekolah menengah
pertama (SMP). Media yang umum digunakan yaitu platform streaming digital
yang legal dan ilegal serta aplikasi streaming berbayar. Akun fanbase film Bl yang
dikelola oleh IK menjadi platform penyebarluasan informasi seputar film Bl.
Perilaku Mahasiswi penggemar film Bl terdiri atas perilaku pencarian dan
pemilihan konten, frekuensi mengakses film serta keterlibatan emosional dengan
alur cerita dan aktor. Dampak kesehatan mental yang dialami oleh informan utama
akibat
perilaku
mengakses film Bl berupa obsesi penggemar atau
fanatisme,perilaku kecanduan (Addiction, kecemasan, stress dan gejala awal
depresi. Sebagian besar Informan belum memiliki niat untuk berhenti secara total
dalam mengakses film Bl.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman informan
dalam mengakses film Bl dipengaruhi oleh tingginya popularitas film, teman sebaya
serta keberadaan akun fanbase. Media yang umum digunakan yaitu platform
streaming digital. Perilaku informan dalam mengakses film Bl dipengaruhi oleh
adanya paparan akun fanbase hingga menimbulkan adanya perilaku FOMO.
Frekuensi menonton mencapai 3-7 kali dalam seminggu, sedangkan keterlibatan
emosional dengan tokoh alur dalam film disebabkan oleh adanya pola relasi top
bottom. Dampak kesehatan mental yang dialami berupa fanatisme, perilaku
kecanduan hingga kecemasan, stress dan gejala awal depresi. Sebagian besar
Informan belum memiliki niat untuk berhenti secara total namun terdapat sebagian
informan yang memiliki pengalaman penghentian sementara untuk tidak
mengakses film Bl karena faktor kondisional dan adanya kemampuan kontrol
terhadap perilaku. Saran penelitian ini yaitu mahasiswi diharapkan memiliki
pemahaman gender identity untuk menghindari adanya persepsi bias gender dari
aspek peran maskulin dan feminim, serta pemahaman terkait kesehatan seksual dan
dampak perilaku mengakses film Bl terhadap kesehatan mental serta adanya
tindakan tegas dari pihak Universitas Jember dan Dinas Komunikasi dan
Informatika Kabupaten Jember dapat melakukan pembatasan dan pemblokiran
terhadap platform digital serta media sosial yang menyebarluaskan konten film Bl.
Description
:: Finalisasi file repositori 21 Juli 2026_Kurnadi
Keywords
Citation
APA (American Psychological Association)
