Hubungan Dukungan Sosial dengan Harga Diri pada Remaja Awal di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dengan harga diri pada remaja awal di SMP Negeri 3 Jember. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif non-eksperimen dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Jumlah sampel sebanyak 299 remaja. Pengumpulan data menggunakan kuesioner CASSS (Child Adolescent Social Support Scale) untuk mengukur dukungan sosial dan kuesioner RSES (Rosenberg Self-Esteem Scale) untuk mengukur harga diri. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji spearman-rank correlation dengan tingkat kepercayaan 95% (alpha=0,05). Penelitian ini telah dinyatakan laik etik oleh Fakultas Keperawatan 409/UN25.1.14/KEPK/2024. Universitas Jember dengan nomor surat Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja awal di SMP Negeri 3 Jember teridentifikasi memiliki dukungan sosial dengan kategori tinggi sebesar 73% dan harga diri kategori tinggi sebesar 72%. Hasil uji statistik menggunakan uji spearman-rank correlation diperoleh p-value = 0,002 menunjukkan bahwasannya hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara variabel dukungan sosial dengan harga diri pada remaja awal di SMP Negeri 3 Jember. Nilai koefisien korelasi (r) yang diperoleh sebesar 0,176 yang menunjukkan terdapat hubungan yang sangat lemah antara kedua variabel. Arah korelasi bersifat positif yang artinya semakin tinggi skor dukungan sosial yang diterima remaja, maka semakin tinggi harga diri pada remaja awal di SMP Negeri 3 Jember. Kesimpulan dan penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan antara dukungan sosial dengan harga diri remaja awal di SMP Negeri 3 Jember dengan arah korelasi positif yang artinya semakin tinggi dukungan sosial pada remaja awal, maka semakin tinggi harga diri yang dimiliki. Meskipun remaja sudah memiliki dukungan sosial dan harga diri dalam kategori yang tinggi, penting untuk tetap memfasilitasi kegiatan yang memperkuat hubungan remaja dengan keluarga, guru, teman dan orang-orang di sekitar sekolah serta dorong remaja untuk terus aktif terlibat dalam kegiatan sosial yang positif. Kemudian, untuk harga diri remaja, meskipun remaja sudah memiliki harga diri tinggi, penting untuk terus memberikan dukungan melalui layanan konseling yang memfokuskan pada penguatan harga diri.

Description

Reupload file repositori 3 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By