Pengaruh Konsentrasi Si-S Terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Kualitas Hasil Tanaman Kentang G1 (Solanum tuberosum L.)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Penurunan produksi kentang di Indonesia mendorong perlunya perbaikan teknik budidaya, terutama melalui penggunaan benih unggul dan pemupukan yang tepat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa silika (Si) berperan dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman biotik dan abiotik, sedangkan sulfur (S) mendukung sintesis protein dan pertumbuhan vegetatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi Si-S terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas hasil kentang G1. Penelitian dilaksanakan pada Agustus–November 2025 di Claket, Mojokerto (±950 mdpl) menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial dengan tiga perlakuan (0, 1, dan 2 ml/liter) dengan 7 blok perlakuan. Hasil analisis menunjukkan perlakuan nutrisi Si-S berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah umbi dan bobot umbi per tanaman, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar klorofil dan kerapatan stomata. Perlakuan konsentrasi Si-S P2 (2 ml/liter) menghasilkan nilai tertinggi pada tinggi tanaman, diameter batang, pada kualitas hasil dapat meningkatkan persentase umbi pada grade L sebesar 36,3% dan grade M sebesar 30,8%, sedangkan P1 (1 ml/liter) memberikan hasil terbaik pada jumlah daun, jumlah umbi, bobot umbi per tanaman dan menekan insidensi serangan penyakit hawar daun sebesar 7%, layu bakteri 6% dan busuk umbi 10%. Hasil analisis korelasi menunjukkan hubungan kuat dan sedang positif antar variabel diameter batang dengan tinggi tanaman, jumlah umbi dan bobot umbi per tanaman. Perlakuan nutrisi Si-S P1 (1 ml/liter) terbukti optimal untuk meningkatkan pertumbuhan, hasil dan kualitas hasil tanaman kentang.

Description

Finalisasi oleh Agus 20 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By