Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Adopsi Petani Bawang Merah dalam Teknologi True Shallot Seed di Kabupaten Bojonegoro
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Pertumbuhan penduduk di Indonesia yang semakin tinggi mencapai angka
275 juta jiwa pada tahun 2023 menyebabkan meningkatnya tingkat konsumtif
masyarakat dalam bidang pertanian dari sektor pangan maupun hortikultura. Salah
satu produk hortikultura yang dibutuhkan dalam pemenuhan pangan adalah
bawang merah. Konsumsi bawang merah nasional mencapai 1,9 juta ton dan
harus diimbangi dengan strategi peningkatan produksi bawang merah. Upaya
peningkatan produksi bawang merah menggunakan teknologi True Shallot Seed
(TSS) atau tanam biji bawang merah telah dilakukan di berbagai daerah di
Indonesia, salah satunya Kabupaten Bojonegoro. Uji coba yang dilakukan
mendapatkan hasil bawang merah yang baik dari segi kualitas dan kuantitas
dibandingkan dengan hasil bawang merah tanam umbi. Namun, pemanfaatan
teknologi TSS ini belum sepenuhnya digunakan oleh petani bawang merah di
Kabupaten Bojonegoro dikarenakan minimnya pengetahuan dalam penggunaan
teknologi dan persepsi petani yang rendah terkait teknologi TSS. Dengan ini
diperlukan analisis lebih lanjut mengenai persepsi dan faktor-faktor yang
mempengaruhi penerapan petani dalam adopsi teknologi True Shallot Seed di
Kabupaten Bojonegoro.
Description
Repo 17 Juli 2026_ Rudy K
Validasi dan Finalisasi Ratna 17 Juli 2026
