Pemetaan 3D Hasil Analisa Data Cone Penetration Test Menggunakan GIS pada Proyek Saluran Irigasi Tersier Indramayu
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Daya dukung tanah merupakan faktor penting dalam mendukung beban struktur, terutama pada proyek konstruksi seperti saluran irigasi tersier. Permasalahan yang dihadapi dalam proyek ini adalah perlunya pemetaan daya dukung tanah secara akurat pada area pengujian yang luas agar proses analisis hasil pengujian menjadi lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memetakan sebaran daya dukung tanah menggunakan data hasil Cone Penetration Test (CPT) dengan bantuan Sistem Informasi Geografis (GIS). Pengujian tanah dilakukan di tiga lokasi yaitu Lt 1, Lt 2 Ka, & Lt 2 Ki kemudian dianalisis menggunakan metode Schmertmann. Proses analisis spasial dilakukan menggunakan ArcGIS Pro dengan metode interpolasi Kriging dan Pemodelan 3D Voxel. Evaluasi dilakukan pada kedalaman 10 cm, 30 cm, & 50 cm dengan mempertimbangkan variasi jenis tanah, kedalaman penetrasi, serta jumlah titik uji. Nilai Cone Resistance (qc) berkisar antara 1.23 kg/cm2 hingga 4.27 kg/cm2, sedangkan nilai daya dukung izin (qallowed) berkisar antara 4,543.08 kg hingga 22,671.52 kg. Beban mati total saluran berada pada kisaran 572.36 kg hingga 1,797.60 kg. Hasil menunjukkan bahwa rasio tertinggi antara qallowed dan beban mati total saluran tersebut tercatat 21.17 kali pada lokasi Lt 1 (P13 - P14), sedangkan rasio terendah sebesar 2.75 kali pada lokasi Lt 2 Ki (P21 - P22). Seluruh titik uji dinyatakan memenuhi daya dukung (PASS), sehingga lokasi dapat dinyatakan aman untuk pembangunan. Pemetaan 3D yang dihasilkan dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan teknis di lapangan.
Description
Finalisasi 16 Juli 2026_Yudi
