Revitalisasi Pengelolaan Belanja Modal Sarana Prasarana dalam Menghadapi Efisiensi Anggaran di Dinas Pendidikan Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak, strategi, dan efektivitas
pengelolaan belanja modal untuk fasilitas dan infrastruktur dalam menghadapi
kebijakan efisiensi anggaran di Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Instruksi
Presiden Nomor 1 Tahun 2025 menekankan kebijakan efisiensi belanja dalam
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Daerah sebagai salah satu
strategi untuk menjaga stabilitas fiskal dan mengoptimalkan penggunaan dana
negara. Kebijakan yang diterapkan pemerintah mengharuskan pemerintah daerah
untuk memaksimalkan pengelolaan anggaran agar tetap mampu memenuhi
kebutuhan fasilitas dan infrastruktur pendidikan. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman
dan pandangan informan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi,
dan dokumentasi dengan analisis data termasuk reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Informan penelitian terdiri dari Pejabat dan Staf Dinas
Pendidikan Kabupaten Jember dan beberapa kepala sekolah di wilayah Jember.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi anggaran memiliki beberapa
dampak, antara lain perubahan pola kerja yang selektif, terfokus, dan efisien,
penyesuaian target program, pengurangan volume kegiatan, dan pengurangan
bantuan untuk fasilitas dan infrastruktur pendidikan. Dalam menghadapi efisiensi
anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Jember menerapkan beberapa
strategi, termasuk penyesuaian kebijakan terhadap peraturan, prioritas, sinergi
dengan pemerintah pusat melalui program revitalisasi pembelajaran dan
digitalisasi, optimalisasi dana BOS, dan penguatan pengambilan keputusan berbasis
data. Studi ini juga menunjukkan bahwa belanja modal untuk fasilitas dan
infrastruktur pendidikan dapat efektif meskipun efisiensi anggaran, sebagaimana
diukur oleh lima indikator: pemahaman program, ketepatan waktu, akurasi target,
pencapaian tujuan, dan perubahan nyata.
Description
FINALISASI oleh Arif 2026 Juli 16
