Prosedur Pendidikan dan Pelatihan Lapangan Bagi Pegawai Pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

Abstract

Laporan Praktik Kerja Nyata ini berjudul "Prosedur Pendidikan dan Pelatihan Lapangan bagi Pegawai pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember". Praktik Kerja Nyata dilaksanakan di Unit SDM dan Umum PT. KAI Daop 9 Jember pada 1 Februari–30 April 2026. Fokus utama kegiatan adalah mempelajari dan membantu pelaksanaan administrasi Pendidikan dan Pelatihan Lapangan (DIKLAP) sebagai upaya pengembangan kompetensi pegawai. Laporan menjelaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan operasional PT. KAI. Oleh karena itu, perusahaan menerapkan prosedur DIKLAP yang terstruktur mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi untuk memastikan pegawai memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selama PKN, penulis terlibat dalam berbagai kegiatan administrasi DIKLAP, seperti: Mengelola dokumen pelatihan. Menyusun daftar hadir peserta. Menyiapkan materi pelatihan dan name tag. Menyusun soal pre-test dan post-test. Mengarsipkan dokumen serta membantu penyusunan laporan hasil pelatihan. Jenis DIKLAP yang diamati meliputi: DIKLAP Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), DIKLAP Teknis Operasional, DIKLAP Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), DIKLAP Sertifikasi Profesi, DIKLAP Pengembangan SDM dan Soft Skills, DIKLAP Refreshing (Penyegaran Kompetensi). Seluruh program tersebut dilaksanakan melalui tahapan pengusulan, persetujuan, penyusunan kalender pelatihan, persiapan administrasi, pelaksanaan, evaluasi, pelaporan, hingga penerbitan sertifikat. Selain kegiatan utama, penulis juga melaksanakan kegiatan administrasi lainnya, yaitu: Menginput penomoran surat masuk menggunakan aplikasi Rail Document System (RDS). Membuat pelaksana distribusi berkas. Memeriksa ulang nota pembelian alat tulis kantor (ATK). Kegiatan tersebut memberikan pengalaman mengenai pentingnya ketelitian, pengarsipan dokumen, dan pengendalian administrasi dalam mendukung operasional perusahaan. Selama pelaksanaan PKN ditemukan beberapa kendala, yaitu gangguan koneksi internet saat penginputan data dan keterbatasan sarana serta prasarana pendukung, seperti perangkat elektronik dan fasilitas pelatihan. Kendala tersebut menyebabkan proses administrasi dan pelaksanaan evaluasi pelatihan menjadi kurang optimal. Solusi yang diusulkan antara lain menyediakan jaringan internet cadangan, meningkatkan kualitas jaringan, melakukan perawatan fasilitas secara berkala, serta menyediakan perangkat pendukung yang memadai. Kesimpulannya, administrasi DIKLAP di PT. KAI Daop 9 Jember telah dilaksanakan secara sistematis dan sesuai prosedur sehingga mampu mendukung pengembangan kompetensi pegawai. Namun, efektivitas pelaksanaannya masih dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur teknologi dan fasilitas pendukung. Oleh karena itu, peningkatan kualitas jaringan internet, sistem digital, serta sarana dan prasarana pelatihan diperlukan agar pelaksanaan DIKLAP menjadi lebih efektif, efisien, dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di PT. KAI Daop 9 Jember.

Description

Finalisasi Juli 2026 hasyim

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By