Motivasi Muslimah Entrepreneur dalam Mencapai Financial Well-Being (Studi Fenomenologi pada Muslimah Entrepreneur di Sumbersari Jember)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi muslimah menjadi Muslimah Entrepreneur, memahami pemaknaan financial well-being dalam perspektif Islam (falah), serta menginterpretasikan pengalaman Muslimah Entrepreneur dalam mencapai financial well-being melalui aktivitas usaha yang dijalankan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman hidup (lived experience) para informan. Informan penelitian terdiri atas lima Muslimah Entrepreneur yang berdomisili di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, member check, dan ketekunan pengamatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi muslimah menjadi Muslimah Entrepreneur bersifat multidimensional, yaitu meliputi motivasi intrinsik berupa aktualisasi diri dan pengembangan potensi, motivasi ekstrinsik berupa tanggung jawab keluarga, serta motivasi spiritual yang didasarkan pada nilai-nilai ibadah dan pencarian rezeki halal. Para informan memaknai financial well-being sebagai kondisi ketika kebutuhan hidup terpenuhi, terbebas dari hutang, memiliki kemandirian finansial, serta merasakan ketenangan dan rasa cukup dalam kehidupan. Dalam perspektif Islam, financial well-being tidak hanya dimaknai sebagai kecukupan materi, tetapi juga sebagai keberkahan rezeki yang mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memungkinkan seseorang untuk berbagi kepada sesama. Pengalaman Muslimah Entrepreneur dalam mencapai financial well-being menunjukkan bahwa proses tersebut diperoleh melalui berbagai tantangan usaha yang membentuk sikap sabar, tawakal, disiplin, dan ketangguhan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa financial well-being dalam perspektif ekonomi Islam tidak hanya mencakup dimensi material, tetapi juga dimensi psikologis, sosial, dan spiritual yang mengarah pada tercapainya falah.
Description
Finalisasi 13 Juli 2026_Yudi
