Proses Berpikir Kreatif Siswa Auditorial dalam Pemecahan Masalah pada Materi SPLDV
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pengembangan proses berpikir kreatif sangat penting dilakukan karena membantu siswa menghasilkan ide-ide baru pada pemecahan masalah matematika. Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa auditorial pada pemecahan masalah SPLDV di SMPN 1 Panji pada bulan februari 2026. Penelitian menggunakan pendekatan deskrptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa angket, tes, dan wawancara. Subjek penelitian terdiri atas 4 siswa auditorial yang dipilih dari 6 calon subjek. Data dianalisis secara kualitatif dan diuji keabsahan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa auditorial mampu memahami masalah melalui informasi yang pernah didengar dan mengingat kembali penjelasan yang pernah diterima. Karakteristik auditorial terlihat pada tahap persiapan, melalui kegiatan membaca soal dengan keras dan berulang-ulang untuk memahami masalah. Pada tahap inkubasi, saat siswa dapat menjelaskan alasan pemilihan metode yang digunakan. Tahap iluminasi, saat mampu menjelaskan langkah penyelesaian secara runtut dan jelas dan tahap verifikasi saat menjelaskan kembali hasil penyelesaiannya. Tiga subjek dapat melewati keempat tahap proses berpikir kreatif, sedangkan satu subjek belum menunjukkan tahap verifikasi pada satu permasalahan. Oleh karena itu, sebagian besar siswa auditorial telah dapat melewati tahapan proses berpikir kreatif menurut teori Wallas dalam pemecahan masalah SPLDV.
Description
Finalisasi 13 Juli 2026_Yudi
