Implementasi Breast Care pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan Menyusui Tidak Efektif di RS Wijaya Kusuma Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Menyusui merupakan proses alami seorang ibu, namun tidak semua ibu berhasil menyusui dan beberapa menghentikan menyusui lebih dini. Permasalahan ASI yang tidak keluar atau jumlah ASI sedikit bisa terjadi pada ibu dengan proses persalinan sectio caesarea. Kurangnya stimulasi hormon oksitosin yang berfungsi dalam pengeluaran ASI menyebabkan pengeluaran ASI ibu post SC tidak lancar sehingga timbul masalah keperawatan menyusui tidak efektif dan intervensi yang bisa diterapkan guna mengatasi masalah tersebut dengan breast care. Tujuan penulisan laporan tugas akhir ini adalah untuk mengidentifikasi peningkatan produksi ASI pada ibu post sectio caesarea di Ruang Seruni RS Wijaya Kusuma Lumajang.
Desain penelitian ini menggunakan studi kasus dengan partisipan 1 ibu post sectio caesarea di Ruang Seruni RS Wijaya Kusuma Lumajang yang mengalami masalah keperawatan menyusui tidak efektif, bersedia menjadi partisipant dan menandatangani infomed consent. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrument yang digunakan meliputi lembar observasi gejala dan tanda mayor minor dan kriteria hasil status menyusui dengan implementasi yang diberikan yaitu breast care selama 3 hari (2x/hari) durasi 10-15 menit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi breast care dapat meningkatkan produksi ASI pada Ny. A sebesar 7 ml selama 3 hari intervensi. Kriteria status menyusui membaik dengan indikator penurunan kelelahan dan kecemasan pada ibu, peningkatan perlekatan bayi pada payudara ibu, peningkatan ASI, miksi bayi meningkat dan bayi menghisap terus menerus. Pemberian intervensi ini dapat dioptimalkan dengan melibatkan keluarga terkait pendampingan dan meningkatkan peran perawat dalam memberikan edukasi serta memiliki kelebihan tidak membutuhkan biaya yang besar sehingga bisa dilakukan secara mandiri.
Description
Finalisasi Maya_13 Juli 2026
