Implementasi Kombinasi Posisi Semi Fowler dan Terapi Oksigen pada Pasien Stroke Iskemik dengan Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif di RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Stroke iskemik merupakan perubahan neurologis yang terjadi karena
gangguan aliran darah pada otak akibat penyumbatan oleh penumpukan lemak atau
kolesterol. Tanda gejala yang muncul yaitu gangguan neurologis sehingga
menimbulkan masalah keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif. Salah satu
intervensi yang bisa dilakukan yaitu memosisikan pasien dengan posisi semi fowler
dikombinasikan dengan pemberian oksigen.
Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui implementasi posisi semi fowler dan terapi oksigen pada pasien stroke
iskemik dengan resiko perfusi serebral tidak efektif di RSUD dr. Haryoto
Lumajang.
Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada satu pasien stroke
iskemik yaitu Ny. T., usia 59 tahun, composmentis dan mengalami masalah
keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif, tidak mengalami cedera tulang
belakang servikal, tidak anemia, dan tidak hipotensi.
Hasil penelitan menunjukan bahwa Ny. T memiliki faktor risiko masalah keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif yakni hipertensi. Intervensi yang
diberikan adalah posisi semi fowler yang dikombinasikan dengan terapi oksigen.
Implementasi dipertahankan selama 3 hari berturut-turut dan observasi 3 kali dalam
sehari. Hasil setelah implementasi, perfusi serebral pada Ny. T membaik ditandai
dengan tekanan arteri rata-rata membaik (117 mmHg), tekanan darah sistolik 122
mmHg, dan diastolik 80 mmHg, sakit kepala menurun.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa posisi semi fowler dikombinasikan
dengan terapi oksigen dapat mencegah risiko perfusi serebral pada pasien stroke
iskemik. Dari hasil penelitian ini diharapkan pasien dapat menerapkan posisi semi fowler untuk membantu mempertahankan perfusi serebral dan mencegah
perburukan kondisi. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperpanjang
waktu observasi sehingga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kombinasi
posisi semi Fowler dan terapi oksigen pada pasien stroke iskemik. Intervensi ini
dapat dipertimbangkan sebagai intervensi pendukung untuk mencegah terjadinya
risiko perfusi serebral tidak efektif pada pasien stroke iskemik.
Description
Finalisasi Maya_10 Juli 2026
