Implementasi Pemberian Makanan Tambahan Local Wisdom pada Balita Stunting dengan Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif di Wilayah Puskesmas Padang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan
kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh
kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang, tetapi juga oleh rendahnya
kemampuan keluarga dalam mengelola kesehatan anak. Salah satu upaya yang
dapat dilakukan untuk meningkatkan status gizi balita stunting adalah melalui
pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis local wisdom yang memanfaatkan
bahan pangan lokal bergizi dan mudah diperoleh. Tujuanpenilitian ini untuk
mengidentifikasi implementasi pemberian Makanan Tambahan local wisdom pada
anak stunting dalam upaya peningkatan manajemen keluarga tidak efektif.
Desain penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan
keperawatan keluarga. Partisipan penelitian adalah satu keluarga yang memiliki
balita stunting dengan diagnosis keperawatan manajemen kesehatan keluarga
tidak efektif di wilayah kerja Puskesmas Padang. Pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran antropometri, dan
dokumentasi selama tiga kali kunjungan rumah. Intervensi meliputi edukasi
keluarga melalui media flipchart, pendampingan keluarga, serta demonstrasi
pembuatan PMT berbahan pangan lokal berupa ubi ungu, jagung, dan daun kelor.
Setelah dilakukan intervensi selama 3 kali kunjungan dalam 3 minggu
manajemen kesehatan keluarga Tn.M meningkat dengan riteria hasil Kemampuan
menjelaskan masalah kesehatan yang dialami meningkat, Aktivitas keluarga
mengatasi masalah meningkat, Tindakan untuk mengurangi risiko meningkat,
Verbalisasi kesulitan menjalankan perawatan yang ditetapkan menurun, Gejala
penyakit anggota keluarga cukup menurun.
Implementasi PMT berbasis local wisdom efektif dalam meningkatkan
manajemen kesehatan keluarga dan mendukung perbaikan status gizi balita
stunting melalui pemanfaatan pangan lokal yang ekonomis, mudah diperoleh, dan
bernilai gizi tinggi.Diperlukan penelitian lanjutan dengan sampel dan durasi
intervensi yang lebih komperhensif. Edukasi pemanfaatan pangan lokal oleh
perawat serta pemberian makanan tambahan berbasis local wisdom secara
berkelanjutan oleh keluarga perlu terus ditingkatkan untuk mendukung
pencegahan stunting.
Description
Finalisasi Maya_10 Juli 2026
