Perbedaan Antara Motivasi Belajar Siswa Menggunakan Media Powerpoint dengan Media Virtual Reality
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam
menunjang keberhasilan dalam proses pembelajaran. Media sering digunakan
untuk memudahkan peserta didik untuk memahami materi saat pembelajaran,
media pembelajaran juga dapat merangsang motivasi dan minat belajar siswa
sehingga siswa dapat memahami isi, memudahkan penafsiran dan memadatkan
informasi. Berdasarkan hasil wawancara awal bersama dengan guru pelajaran
ekonomi SMAN Glenmore kabupaten Banyuwangi mengemukakan bahwa
menggunakan media visual seperti powerpoint siswa akan merasa bosan dalam
pembelajaran sehingga siswa keluar masuk saat kegiatan belajar mengajar sedang
berlangsung. Siswa cenderung acuh terhadap penjelasan guru saat menjelaskan
materi pembelajaran. Selain itu siswa juga kurang tertarik untuk memahami
permasalahan yang terjadi pada saat pembelajaran dan enggan untuk bertanya.
Dalam proses pembelajaran siswa ragu untuk bertanya terhadap guru terkait suatu
hal yang tidak dipahami sehingga pertanyaan tidak tersampaikan. Hal ini membuat
motivasi belajar siswa rendah.
Oleh karena itu, berdasarkan berbagai pertimbangan terhadap permasalahan
yang terjadi, peneliti ini memilih sekolah SMAN Glenmore sebagai objek
penelitian dan menggunakan media pembelajaran berbasis virtual reality untuk
mengetahui perbedaan motivasi belajar siswa dengan media powerpoint yang
sudah digunakan sebelumnya. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
materi kegiatan ekonomi.
Jenis penelitian ini ialah eksperimental group. Dimana populasi yang
digunakan ialah seluruh siswa kelas X di SMAN Glenmore, namun sampel yang digunakan hanyalah dua kelas, untuk mencari dua kelas ialah menggunakan uji
homogen dan uji normalitas, dan dapat ditentukan bahwa kelas X7 dan X2 dijadikan
sebagai sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah lembar observasi dengan menggunakan skala likert 1 = Kurang, 2 = Cukup,
3 = Baik. Dan untuk metode analisis data menggunakan uji hipotesis yaitu uji
independent sample T,
Hasil uji hipotesis dilakukan kepada peserta didik kelas kontrol mempunyai
nilai rata-rata (mean) 27,56 dari 36 data, sedangkan kelas kontrol memiliki nilai
rata-rata (mean) 39,64 dari 36 data. Dan diketahui bahwa sig 2-tailed sebesar 0,000
< 0,05 yang artinya dalam uji independent t-test maka H0 ditolak, yang berarti
terdapat signifikan motivasi belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas
eksperimen. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media virtual reality yang
sudah diterapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dengan hasil respon
peserta didik yang dinyatakan sangat menarik digunakan dalam kegiatan
pembelajaran pada materi kegiatan ekonomi kelas X di SMAN Glenmore
Banyuwangi.
Description
Reupload File Repositori 3 Februari 2026_Rudy K/Lia
