Implementasi Terapi Foot Massage pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) dengan Masalah Keperawatan Keletihan di RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan gangguan fungsi ginjal
progresif yang menyebabkan penurunan kemampuan ginjal dalam
mempertahankan keseimbangan cairan, elektrolit, dan metabolisme tubuh. Salah
satu masalah keperawatan yang sering dialami pasien CKD adalah keletihan
akibat anemia dan proses hemodialisa jangka panjang. Keletihan yang tidak
ditangani dapat menurunkan kualitas hidup pasien serta menghambat aktivitas
sehari-hari. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk
mengurangi keletihan adalah terapi foot massage. Penelitian ini bertujuan untuk
mengimplementasikan terapi foot massage pada pasien CKD dengan masalah
keperawatan keletihan di RSUD Dr. Haryoto Lumajang.
Metode penelitian menggunakan desain studi kasus pada satu partisipan
dengan diagnosis medis CKD yang mengalami masalah keperawatan keletihan.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik,
dokumentasi, serta pengukuran tingkat keletihan menggunakan instrumen
Functional Assessment Chronic Illness Therapy (FACIT). Implementasi terapi
foot massage dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan frekuensi 1 kali sehari
selama 15–20 menit.
Hasil penelitian menunjukkan adanya seluruh kriteria mayor keletihan
dengan penurunan tingkat keletihan setelah pemberian terapi foot massage. Nilai
FACIT partisipan mengalami peningkatan dari 19 pada hari pertama menjadi 28
pada hari kedua dan 37 pada hari ketiga. Selain itu, partisipan tampak lebih rileks,
bersemangat, mampu melakukan aktivitas ringan secara mandiri, serta mengalami
penurunan keluhan lemas dan mudah lelah.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terapi foot massage efektif
membantu menurunkan tingkat keletihan pada pasien CKD serta meningkatkan
kenyamanan dan kemampuan aktivitas pasien. Terapi foot massage dapat
dijadikan sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan
pasien CKD dengan masalah keletihan.
Description
Finalisasi Maya_09 Juli 2026
