Implementasi Terapi Bermain Clay dengan Pendekatan Local Wisdom untuk Menurunkan Ansietas Anak dengan Hospitalisasi di RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas keperawatan
Abstract
Anak rentan mengalami krisis dan cemas selama menjalani perawatan di
rumah sakit akibat perubahan kondisi kesehatan dan terganggunya rutinitas selama
sakit. Kondisi ini sering muncul karena anak belum memahami sepenuhnya alasan
berobat di rumah sakit sehingga memicu perilaku seperti kegelisahan,
ketidakstabilan emosi, dan kecemasan. Dampak jangka panjang dari kecemasan jika
tidak ditangani, anak-anak dapat mengalami gangguan bahasa dan perkembangan
kognitif, sehingga memengaruhi keterampilan intelektual dan sosial serta fungsi
kekebalan tubuh. Oleh karena itu, penulis melakukan terapi bermain yang dapat
mengalihkan rasa sakit anak selama perawatan di rumah sakit. Tujuan studi kasus
ini untuk mengetahui Implementasi Terapi Bermain clay Berbahan Alami dapat
menurunkan kecemasan pada An. A yang mengalami hospitalisasi di Ruang
Bougenvile RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Desain penelitian berbentuk studi kasus dengan satu partisipan sesuai kriteria
inklusi. Penelitian ini dilakukan di Ruang Bougenvile RSUD dr. Haryoto Lumajang
pada tanggal 24-26 April 2025 dengan masalah keperawataan kecemasan dan
pengumpulan data menggunakan teknik (WOD) wawancara, observasi dan
dokumentasi. Alat atau instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Facial
Image Scale (FIS) dan lembar observasi SLKI.
Implementasi yang dilakukan yaitu terapi bermain clay dengan pendekatan
local wisdom selama 3 hari, 1x pertemuan dilakukan 30 menit. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terapi bermain yang dilakukan pada An.A didapatkan hasil
tampak bingung menurun, sulit berkonsentrasi menurun, tampak gelisah menurun,
tampak tegang menurun, penururan frekuensi nadi 80x/mnt, frekuensi napas
menurun 25x/menit, sulit tidur membaik dan penurunan kecemasan dari skala 5
(cemas berat) menjadi 1 (cemas ringan). Penelitian ini dapat menjadi acuan perawat
dalam upaya mencegah terjadinya kecemasan pada anak yang mengalami
hospitalisasi.
Description
Finalisasi Maya_09 Juli 2026
