Penerapan Terapi Relaksasi Napas Dalam dan Kompres Hangat terhadap Penurunan Skala Nyeri Pasien Gastritis di UPTD Puskesmas Kunir
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang terjadi akibat
ketidakseimbangan antara faktor agresif (asam lambung, stres, pola makan tidak
teratur) dengan faktor pertahanan (protektif) mukosa lambung. Hal ini
menimbulkan masalah keperawatan nyeri akut yang perlu ditangani untuk
meningkatkan kenyamanan pasien. Salah satu intervensi keperawatan untuk
mengatasi nyeri akut adalah manajemen nyeri melalui terapi relaksasi napas dalam
dan kompres hangat. Tujuan laporan tugas akhir ini adalah menganalisis penerapan
kombinasi terapi relaksasi napas dalam dan kompres hangat dalam menurunkan
skala nyeri akut pada pasien gastritis di UPTD Puskesmas Kunir.
Laporan tugas akhir ini menggunakan desain studi kasus. Partisipan yaitu Ny.
S yang dirawat di Puskesmas Kunir dengan diagnosis gastritis, berusia 62 tahun dan
mengalami masalah keperawatan nyeri akut dengan skala nyeri sedang-berat,
bersedia menjadi partisipan dan tidak mengalami pruritus pada daerah epigastrium.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ny. S mengalami 80% kriteria mayor
nyeri akut yaitu: mengeluh nyeri pada uluh hati (skala nyeri 7), tampak meringis,
bersikap protektif, gelisah, dan mengeluh sering terbangun akibat nyeri. Intervensi
yang dilakukan yaitu terapi relaksasi napas dalam selama ± 5 menit, dilanjutkan
pemberian kompres hangat pada daerah epigastrium selama ± 10 menit. Intervensi
ini diimplementasikan 3 kali sehari selama 3 hari berturut-turut. Hasil implementasi
selama 3 hari didapatkan nyeri menurun dari 7 menjadi 2. Tujuan keperawatan juga
tercapai, tingkat nyeri menurun dengan kriteria evaluasi keluhan nyeri berkurang,
tidak meringis, tidak gelisah, tekanan darah 110/80 mmHg serta tidak sering
terbangun saat tidur.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi intervensi ini dapat
menurunkan nyeri akut pada gastritis. Oleh karena itu diharapkan perawat dapat
menggunakan intervensi ini untuk mengatasi masalah nyeri akut pada pasien
gastritis. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat membandingkan variasi suhu
kompres serta kombinasi intervensi lain untuk memperoleh hasil penurunan nyeri
yang lebih optimal dan kepada pasien serta keluarga diharapkan dapat melakukan
kompres hangat dan relaksasi napas dalam secara mandiri untuk meredakan nyeri.
Description
Finalisasi Maya_09 Juli 2026
