Implementasi Kompres Hangat (WWZ) dan Benson pada Pasien Sindrom Dispepsia dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut di RSUD dr.Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Dispepsia adalah gangguan yang ditandai nyeri atau rasa tidak nyaman di epigastrium, rasa terbakar, mual, muntah, kembung, cepat kenyang, perut penuh, sendawa, hingga rasa panas di dada. Peningkatan produksi asam lambung dan pola makan tidak teratur dapat menyebabkan iritasi mukosa lambung yang menimbulkan nyeri. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti tidur dan makan. Intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat Warm Water Zack (WWZ) dan terapi relaksasi Benson. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian kedua intervensi tersebut terhadap penurunan nyeri pada pasien sindrom dispepsia.
Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada Ny. T, pasien rawat inap RSUD dr. Haryoto Lumajang dengan diagnosis sindrom dispepsia, usia 76 tahun, composmentis, dan kooperatif. Intervensi diberikan berupa kompres hangat WWZ suhu 40°C selama 15 menit dan terapi relaksasi Benson selama 15 menit, dilakukan dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut.
Hasil implementasi menunjukkan penurunan skala nyeri dari 7 menjadi 2, disertai penurunan nadi dari 105 menjadi 93 x/menit dan tekanan darah dari 130/70 menjadi 113/60 mmHg. Keluhan nyeri, meringis, dan gelisah menurun, sedangkan kualitas tidur dan nafsu makan membaik.
Description
Finalisasi 9 Juli 2026_Yudi
