Show simple item record

dc.contributor.authorFIRDAUSIAH, Siti Anisatul
dc.date.accessioned2022-07-12T01:58:53Z
dc.date.available2022-07-12T01:58:53Z
dc.date.issued2021-06-14
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/108324
dc.descriptionValidasi unggah file repositori_Arini Sulistyoningrum Finalisasi unggah file repositori tanggal 12 Juli 2022_Kurnadien_US
dc.description.abstractPT. Mangli Djaya Raya merupakan salah satu industri yang bergerak dalam pengolahan daun tembakau kering yang terletak di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember. PT. Mangli Djaya Raya atau yang lebih dikenal dengan nama MDR. Setiap tahunnya memproduksi kurang lebih sebanyak 500 ton daun tembakau kering. Dari observasi yang dilakukan di MDR, terdapat indikasi adanya risiko dalam proses pengadaan bahan baku daun tembakau Na Oogst. Risiko yang sering terjadi seperti kerusakan bahan baku, penurunan grade mutu dan kenaikan harga bahan baku. PT.Mangli Djaya Raya pernah mengalami kerusakan satu konteiner bahan baku yang mengakibatkan perusahaan harus melakukan pengiriman ulang bahan baku baku. Beberapa risiko tersebut membuat perusahaan khawatir akan terjadi penurunan tingkat kepercayaan terdapat mutu yang dihasilkan perusahaan dan terganggunya proses pengadaan bahan baku. Tahapan dalam pengadaan bahan baku terdiri dari perencanaan bahan baku, pembelian bahan baku dari supplier dan penyimpanan bahan baku.Tujuan dari penelitian untuk mengetahui penyebab risiko tersebut terjadi serta kebijakan yang harus diambil perusahaan dalam penanganan risiko. Metode penelitian yaitu ME-MCDM (Multi Experts Multi Criteria Decision Making) dalam menganalisis tingkat risiko dan metode FTA (Fault Tree Analysis) sebagai analisis penyebab risiko. Hasil analisis MEMCD dari 6 alternatif risiko, terdapat dua risiko tertinggi yaitu risiko kerusakan karena tumbuhnya jamur dalam pengiriman dan penurunan mutu daun tembakau tidak sesuai dalam proses sortasi. Berdasarkan hasil analisis metode FTA usulan perbaikan pada kerusakan karena tumbuhnya jamur dalam pengiriman dapat dilakukan dengan pengurangan jumlah muatan sesuai dengan standar pengiriman agar tidak terjadi overload, dan dilakukan dengan pemberian palet pada bagian bawah kontainer agar sirkulasi udara dapat terjaga dengan baik. Sedangkan untuk risiko penurunan mutu daun tembakau tidak sesuai dalam proses sortasi, usulan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu pengecekan lampu secara rutin dan melakukan pelatihan pada karyawan sortasien_US
dc.description.sponsorshipDr. Bambang Herry Purnomo., S.TP., M.Si.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Teknologi Pertanianen_US
dc.subjectTembakau Na Oogsten_US
dc.subjectKabupaten Jemberen_US
dc.titleAnalisis Risiko Pengadaan Bahan Baku Tembakau di PT. Mangli Djaya Rayaen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record