Analisis Faktor Risiko yang Memengaruhi Kapasitas Vital Paksa Pekerja Pabrik Semen di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Ruang lingkup pekerja pabrik semen dikelilingi oleh berbagai macam
bahaya kerja. Debu semen merupakan occupational hazard yang utama. Debu
merupakan penyebab terjadinya masalah pernapasan yang kronis pada industri
pabrik semen. Debu yang dihirup secara terus-menerus dalam jangka waktu yang
lama menyebabkan akumulasi di saluran pernapasan. Akumulasi debu dapat
menyebabkan proses peradangan hingga terbentuknya jaringan fibrosis. Paru akan
menjadi kaku sehingga membatasi daya pengembangan paru akibatnya kapasitas
vital paksa paru akan mengalami penurunan. Kapasitas vital paksa digunakan
sebagai parameter pola gangguan restriktif.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan kapasitas vital
paksa terhadap faktor usia, masa kerja, kebiasaan merokok, dan penggunaan alat
pelindung pernapasan pada pekerja pabrik semen di Kabupaten Jember. Jenis
penelitian yang dilakukan adalah analitik observasional dengan desain crosssectional
study. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah pekerja pabrik
semen yang bekerja di bagian produksi, memiliki masa kerja ≥ 5 tahun, indeks
massa tubuh normal, tidak sedang mengalami penyakit pernapasan saat penelitian
berlangsung, tidak punya riwayat penyakit paru, dan tidak mengalami operasi
pada 6 bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan pada
penelitian ini adalah mix method sampling (purposive sampling dan proportionate
stratified random sampling). Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2019.
Pengumpulan data mengenai usia, masa kerja, kebiasaan merokok, dan
penggunaan alat pelindung pernapasan sebagai variabel independen dilakukan
dengan wawancara dengan kuesioner sedangkan data kapasitas vital paksa sebagai
variabel dependen didapatkan dari hasil pemeriksaan dengan menggunakan spirometer. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat yang
digunakan, yaitu One Way Anova untuk variabel usia, masa kerja, dan kebiasaan
merokok. Uji Independent T-Test digunakan untuk variabel penggunaan alat
pelindung pernapasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami
penurunan kapasitas vital paksa berupa gangguan restriksi ringan. Hasil penelitian
juga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan nilai kapasitas vital paksa
terhadap faktor usia (p=0,963), faktor masa kerja (p=0,733), faktor kebiasaan
merokok (p=0,728), dan faktor penggunaan alat pelindung pernapasan (p=0,417).
Description
reupload file repositori 8 juli 2026_kurnadi
Validasi dan Finalisasi Ratna 8 Juli 2026
