Pengaruh Environmental Disclosure Terhadap Kebijakan Utang Melalui Biaya Utang Pada Perusahaan Sektor Energi Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Environmental Disclosure terhadap Kebijakan Utang melalui Biaya Utang (Cost of Debt) sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan dan praktik keberlanjutan perusahaan, khususnya pada sektor energi yang memiliki risiko tinggi terhadap lingkungan. Environmental Disclosure dipandang sebagai bentuk transparansi Perusahaan yang dapat memengaruhi persepsi kreditor dalam memberikan akses pendanaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 55 perusahaan sektor energi dengan total 220 observasi. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari annual report dan sustainability report Perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan program EViews 12 dengan metode regresi data panel melalui pendekatan Random Effect Model (REM) dan uji mediasi menggunakan Sobel Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental Disclosure berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Cost of Debt, semakin tinggi tingkat pengungkapan lingkungan perusahaan, maka biaya utang cenderung menurun karena meningkatnya kepercayaan kreditor. Selanjutnya, Cost of Debt berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kebijakan Utang, yang berarti semakin tinggi biaya utang maka perusahaan cenderung mengurangi penggunaan utang dalam struktur pendanaannya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa Environmental Disclosure berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kebijakan Utang. Namun, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa Cost of Debt tidak mampu memediasi pengaruh Environmental Disclosure terhadap Kebijakan Utang. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,026817 menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi Kebijakan Utang masih relatif rendah, yaitu sebesar 2,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan sektor energi perlu meningkatkan kualitas pengungkapan lingkungan sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab kepada pemangku kepentingan. Pengungkapan lingkungan yang baik dapat meningkatkan kepercayaan kreditor sehingga berpotensi menurunkan biaya utang Perusahaan. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor dan kreditor dalam menilai risiko perusahaan berdasarkan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

Description

Validasi dan Finalisasi Ratna 8 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By