Pengaruh Konsentrasi dan Interval Penyemprotan Pupuk Cair dari Limbah Karet terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Karet merupakan salah satu tanaman perkebunan yang penting bagi Indonesia dikarenakan komoditas tersebut dikembangkan untuk kebutuhan ekspor. Produksi karet yang terus meningkat tidak terlepas dari limbah karet yang dihasilkan khususnya limbah cair karet. Limbah cair karet harus dikelola dengan baik dan efisien agar tidak berdampak negatif pada lingkungan. Limbah cair karet dapat dikelola menjadi pupuk cair sehingga limbah tersebut memiliki nilai tambah. Salah satu kandungan yang terdapat dalam limbah cair keret yaitu karbon dan nitrogen yang dapat digunakan oleh mikroba sebagai subtrat pertumbuhan. Pemanfaatan limbah cair karet yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair tersebut diharapkan juga dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang ada dalam budidaya tanaman bawang merah khususnya dalam pembentukan umbi dan meminimalisir penggunaan pupuk kimia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk cair dan interval penyemprotan pupuk cair dari limbah karet terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Greenhouse daerah Pecoro, Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi pupuk cair terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ml/l, 5 ml/l, 10 ml/l dan 15 ml/l. Faktor kedua yaitu interval penyemprotan terdiri dari 3 taraf yaitu 1 minggu, 2 minggu dan 3 minggu. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari masing – masing faktor tunggal dan kombinasi perlakuan. Perlakuan konsentrasi pupuk cair menunjukkan hasil berbeda sangat nyata pada variabel waktu panen, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, berat segar umbi, berat kering simpan umbi, penyusutan umbi dan diameter umbi. Perlakuan interval penyemprotan pupuk cair menunjukkan hasil berbeda sangat nyata pada variabel waktu panen, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, berat segar umbi, berat kering simpan umbi dan diameter umbi. Faktor tunggal interval penyemprotan pupuk cair yang menunjukkan hasil berbeda tidak nyata pada variabel penyusutan umbi. Kombinasi perlakuan konsentrasi pupuk cair dan interval penyemprotan pupuk cair menunjukkan hasil berbeda sangat nyata pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun dan waktu panen sedangkan pada kombinasi perlakuan konsentrasi pupuk cair dan interval penyemprotan pupuk cair menunjukkan hasil berbeda tidak nyata pada variabel jumlah umbi, berat segar umbi, berat kering simpan umbi dan diameter umbi. Kombinasi perlakuan konsentrasi pupuk cair dan interval penyemprotan pupuk cair menunjukkan hasil berbeda nyata pada variabel penyusutan umbi.

Description

reupload file repositori 7 juli 2026_kurnadi Validasi dan Finalisasi Ratna 7 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By