Penentuan Indeks Kesubuan Tanah Berdasakan Indikator Sifat Kimia di Sub DAS Rembangan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kesuburan tanah merupakan kemampuan suatu tanah untuk menyediakan
unsur hara, pada takaran dan kesetimbangan tertentu secara berkesinambung guna
menunjang pertumbuhan tanaman pada lingkungan dengan faktor pertumbuhan
lainnya. Sub DAS Rembangan merupakan bagian dari DAS (Daerah Aliran Sungai)
Bedadung yang memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya alam dan
kegiatan pertanian di Kabupaten Jember. Kondisi topografi yang bervariasi serta
tingginya aktivitas pemanfaatan lahan pertanian menyebabkan potensi degradasi
tanah, sehingga diperlukan upaya evaluasi kesuburan tanah sebagai dasar
pengelolaan lahan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui
status sifat kimia tanah di Sub DAS Rembangan, 2) Menentukan nilai indeks
kesuburan tanah dan sebarannya, 3) Menganalisis pengaruh penggunaan lahan,
jenis tanah, dan kemiringan lereng terhadap indeks kesuburan tanah, 4) Mengetahui
pengaruh indikator MSFI terhadap indeks kesuburan tanah.
Lokasi penelitian yaitu di Sub DAS Rembangan, dilakukan dengan metode
deskriptif eksploratif. Sampel tanah diambil dari 24 satuan peta lahan (SPL)
menggunakan teknik purposive random sampling. Parameter kimia tanah yang
dianalisis meliputi: pH, C-organik, N-total, P-tersedia, K-tersedia, Ca, Mg, Na,
KTK, dan kejenuhan basa. Penilaian status kesuburan dilakukan menggunakan
metode Soil Fertility Index (SFI), dengan indikator utama ditentukan melalui
analisis Principal Component Analysis (PCA). Hasil perhitungan SFI kemudian di
analisis Anova untuk mengetahui pengaruh penggunaan Lahan, jenis tanah, dan
kemiringan leren, kemudian variabel MSFI di regresi linier berganda dengan SFI.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sifat kimia tanah di Sub DAS
Rembangan bervariasi, mulai dari sangat rendah hingga tinggi. Nilai indeks
kesuburan tanah berkisar dari kategori rendah hingga sedang. Sebaran spasial
menunjukkan bahwa wilayah atas Sub DAS cenderung lebih subur dibanding
wilayah bawah. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa penggunaan lahan, jenis
tanah, dan kemiringan lereng tidak berpengaruh nyata terhadap nilai indeks
kesuburan tanah. Namun, uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa beberapa
variabel seperti K-tersedia dan N-total memiliki pengaruh signifikan terhadap
indeks kesuburan tanah, dibandingkan dengan variabel lain seperti pH, KTK, Mg,
kejenuhan basa, dan C-organik. Penelitian ini memberikan informasi penting
mengenai kondisi kesuburan tanah di wilayah Sub DAS Rembangan dan dapat
dijadikan dasar untuk pengelolaan pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Description
upload by Teddy_3/2/2026
