Rancang Ulang Proses Bisnis pada Startup Edutech Menggunakan Metode Business Process Reengineering (Studi Kasus: Acodemy)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Acodemy merupakan startup edutech yang bergerak di bidang pelatihan
kemampuan digital. Dalam pelaksanaan proses bisnisnya, proses akuisisi klien
termasuk ke dalam aktivitas marketing & sales yang merupakan bagian dari
primary activities perusahaan. Proses ini memiliki peran penting karena berkaitan
langsung dengan upaya perusahaan dalam memperoleh klien sebagai sumber
pendapatan. Namun, pelaksanaan proses akuisisi klien masih dilakukan secara
manual dan belum terintegrasi sehingga menyebabkan beberapa kendala seperti
proses pencarian prospek yang memakan waktu. Kondisi tersebut menyebabkan
proses bisnis menjadi kurang efisien dan berpotensi menghambat efektivitas
operasional perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan
perancangan ulang proses bisnis akuisisi klien menggunakan pendekatan Business
Process Reengineering (BPR). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara
dengan CEO Acodemy dan analisis dokumen perusahaan. Proses bisnis dimodelkan
menggunakan Business Process Model and Notation (BPMN) untuk
memvisualisasikan proses bisnis as-is dan to-be. Analisis permasalahan dilakukan
menggunakan Value Added Analysis (VAA) dan Waste Analysis untuk
mengidentifikasi aktivitas non-value-added dan berbagai bentuk pemborosan
dalam proses bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bisnis as-is masih
mengandung aktivitas manual berulang, perpindahan antar platform, serta proses
administrasi yang tidak efisien. Berdasarkan hasil analisis, dilakukan perancangan
ulang proses bisnis melalui pengembangan sistem terintegrasi berbasis website.
Rancangan proses bisnis kemudian divisualisasikan dalam bentuk BPMN to-be,
activity diagram, dan desain prototype sistem. Selanjutnya, simulasi proses bisnis
menggunakan Bizagi Modeler menunjukkan bahwa proses bisnis to-be mampu
meningkatkan efisiensi waktu proses dibandingkan kondisi as-is melalui
pengurangan aktivitas manual, penghilangan aktivitas non-value-added, dan
otomatisasi proses bisnis.
Description
Approved by Teddy
