Respon Pemberian Naa (Naphthaleneacetic Acid) dan BAP (Benzyamino Purine) terhadap Pertumbuhan Eksplan Daun Tanaman Kopi Robusta Milo Pace Secara in Vitro
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kopi robusta Milo Pace merupakan salah satu kopi unggulan yang dimiliki
Kabupaten Jember. Kopi ini terancam mengalami kepunahasn akibat pembabatan
yang disebabkan permasalahan politik setempat. Maka, perlu dilakukan
konservasi tanaman kopi milo pace dengan perbanyakan secara kultur jaringan
dengan menggunakan zat pengatur tumbuh NAA (naphthaleneacetic acid) dan
BAP (benzyamino purine). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi
NAA dan BAP serta pengaruh faktor utama pada kultur jaringan kopi robusta
Milo Pace. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) 2 faktor, setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan 3
sampel. Faktor Pertama merupakan konsentrasi NAA dengan taraf 0,5 ppm, 1
ppm, dan 1,5 ppm. Faktor kedua merupakan konsentrasi BAP dengan taraf 0,5
ppm, 1 ppm, dan 1,5 ppm. Data pengamatan dianalisis secara deskriptif dan
statistic menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila berpengaruh nyata
dilanjut dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan 0,5 ppm NAA dan 0,5 ppm
BAP merupakan perlakuan terbaik pada parameter persentase browning sebesar
0%. Pemberian NAA dengan konsentrasi 0,5 ppm memberikan pengaruh nyata
terhadap persentase inisiasi kalus. Pemberian BAP memberikan pengaruh tidak
nyata terhadap semua parameter pengamatan.
Description
Repo 2 Juli 2026_ Rudy K
