Kemitraan Agribisnis Kayu Sengon: Studi Kasus Antara PTPN I Regional 5 dengan PT Kutai Timber Indonesia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Kemitraan agribisnis merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi usaha, menjamin keberlanjutan pasokan bahan baku, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pihak yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola dan mekanisme kemitraan agribisnis kayu sengon antara PTPN I Regional 5 dan PT Kutai Timber Indonesia (PT KTI), mengidentifikasi manfaat dan tantangan pelaksanaan kemitraan, serta menganalisis pengaruhnya terhadap perekonomian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan dianalisis menggunakan analisis kelembagaan serta value chain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan dilaksanakan melalui Perjanjian Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pola Kerja Sama Operasional Agribisnis (KOA). PTPN I Regional 5 berperan sebagai penyedia lahan, pelaksana budidaya, pemanenan, dan penjualan hasil panen, sedangkan PT KTI menyediakan modal, bibit, teknologi budidaya, pendampingan teknis, serta menjadi pembeli
utama hasil panen. Kemitraan memberikan manfaat berupa optimalisasi pemanfaatan lahan, efisiensi biaya, kepastian pasar, jaminan ketersediaan bahan baku, serta peningkatan nilai tambah melalui proses pengolahan kayu. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi faktor cuaca, aktivitas perambanan, keterbatasan akses jalan, risiko kerusakan tanaman, serta tingginya beban investasi. Selain memberikan manfaat bagi kedua perusahaan, kemitraan juga berkontribusi terhadap perekonomian melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, optimalisasi aset perusahaan, serta peningkatan nilai tambah komoditas kayu sengon.
Description
Approved by Teddy
