Rasionalitas Petani dalam Penggunaan Sistem Mina Padi di Kampoeng Ikan Desa Kluncing Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya sistem mina padi
sebagai inovasi pertanian yang mengintegrasikan budidaya padi dan ikan dalam
satu lahan sawah. Sistem ini diterapkan oleh petani di Kampoeng Ikan, Desa
Kluncing, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi sebagai upaya meningkatkan
produktivitas lahan, pendapatan petani, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Meskipun penerapan sistem mina padi memerlukan pengelolaan yang lebih
kompleks, tambahan modal, serta menghadapi berbagai risiko, para petani tetap
memilih mempertahankan sistem tersebut. Fenomena ini menunjukkan bahwa
terdapat pertimbangan-pertimbangan tertentu yang mendasari keputusan petani
dalam menggunakan sistem mina padi, sehingga menarik untuk dikaji dari
perspektif sosiologi, khususnya melalui konsep rasionalitas petani.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasionalitas petani dalam
penggunaan sistem mina padi di Kampoeng Ikan Desa Kluncing Kabupaten
Banyuwangi. Penelitian menggunakan Teori Petani Rasional yang dikemukakan
oleh Samuel L. Popkin (1979), yang menjelaskan bahwa petani merupakan aktor
rasional yang mempertimbangkan berbagai aspek sebelum mengambil keputusan,
meliputi keuntungan (profit), biaya (cost), risiko (risk), dan investasi (investment).
Keempat aspek tersebut digunakan sebagai dasar analisis untuk memahami alasan
petani tetap mempertahankan sistem mina padi.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Lokasi penelitian berada di Kampoeng Ikan Desa Kluncing, Kecamatan
Licin, Kabupaten Banyuwangi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive
sampling, yang terdiri atas penggagas Kampoeng Ikan, ketua kelompok tani, serta
anggota kelompok tani yang menerapkan sistem mina padi. Pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, yaitu melalui tahapan
kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji
menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas petani dalam
mempertahankan sistem mina padi didasarkan pada empat pertimbangan utama.
Dari aspek keuntungan (profit), petani memperoleh manfaat berupa panen ganda
antara padi dan ikan, peningkatan pendapatan rumah tangga, serta produktivitas
lahan yang lebih optimal. Dari aspek biaya (cost), sistem mina padi dinilai lebih
efisien karena mampu mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida, sekaligus
mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan tenaga kerja. Dari aspek risiko (risk),
petani menyadari adanya kemungkinan gagal panen, kematian ikan, dan perubahan
cuaca, namun risiko tersebut dipandang masih dapat dikelola melalui pengalaman
bertani, pemeliharaan saluran irigasi, serta kerja sama antaranggota kelompok tani.
Sementara itu, dari aspek investasi (investment), petani bersedia melakukan
perbaikan saluran irigasi, pembelian bibit ikan, dan menjaga kebersihan lingkungan
karena diyakini mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan
usaha tani.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keputusan petani di
Kampoeng Ikan untuk menggunakan dan mempertahankan sistem mina padi
merupakan bentuk tindakan rasional sebagaimana dijelaskan oleh Samuel L.
Popkin. Petani melakukan kalkulasi terhadap keuntungan, biaya, risiko, dan
investasi sebelum mengambil keputusan. Selama manfaat yang diperoleh lebih
besar dibandingkan biaya dan risiko yang harus ditanggung, serta investasi yang
dilakukan mampu memberikan hasil bagi keberlanjutan usaha tani, maka petani
akan tetap mempertahankan sistem mina padi. Temuan ini menunjukkan bahwa
sistem mina padi tidak hanya menjadi inovasi dalam meningkatkan kesejahteraan
petani, tetapi juga menjadi strategi pertanian berkelanjutan yang mampu
mendukung produktivitas ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Description
Validasi file repositori 30 Juni 2026_Firli
