Peran Sekolah dalam Meningkatkan Kewaspadaan pada Perilaku Homoseksual (Studi Kasus pada Siswa SLB X Kabupaten Jember)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Sekolah memiliki peran penting sebagai lembaga sosial dalam membentuk perilaku positif dan meningkatkan kewaspadaan siswa terhadap berbagai bentuk perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial. Pada siswa berkebutuhan khusus, proses pembinaan perilaku memerlukan perhatian dan pendampingan yang lebih intensif karena adanya keterbatasan dalam memahami norma sosial, batasan diri, serta interaksi sosial yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menganalisis peran sekolah dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap perilaku homoseksual pada siswa di SLB X Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan pihak sekolah, guru, siswa, orang tua, serta mitra sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah berperan sebagai lembaga sosial yang menjalankan fungsi pendidikan, pembinaan, pengawasan, dan kontrol sosial dalam membentuk perilaku siswa. Upaya yang dilakukan sekolah meliputi pembinaan perilaku positif, pengawasan interaksi sosial siswa, penanaman norma sosial, pemberian edukasi reproduksi dan perlindungan diri, serta pendekatan emosional yang disesuaikan dengan karakteristik siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, sekolah juga menjalin kerja
sama dengan orang tua dan PKBI Kabupaten Jember sebagai mitra dalam mendukung proses pembinaan. Faktor pendukung pembinaan meliputi hubungan yang baik antara guru dan siswa, lingkungan sekolah yang kondusif, keterlibatan orang tua, dan dukungan lembaga eksternal. Sementara itu, faktor penghambat
meliputi keterbatasan pemahaman siswa, pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan di luar sekolah, serta kurang optimalnya pengawasan keluarga. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan sekolah memberikan dampak positif terhadap perkembangan perilaku sosial siswa, terutama dalam
memahami batasan interaksi sosial, meningkatkan kedisiplinan, dan mengembangkan kontrol diri.
Description
Approved by Teddy
