Analisis Kausalitas Ketimpangan Pendapatan, Pendidikan, Kemiskinan di Kabupaten dan Kota Terpilih Provinsi Jawa Timur
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausalitas antara
ketimpangan pendapatan, tingkat pendidikan, dan kemiskinan pada kabupaten dan
kota terpilih di Provinsi Jawa Timur periode 2008–2025. Ketiga variabel tersebut
merupakan indikator penting dalam pembangunan ekonomi yang saling berkaitan
dan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data yang digunakan
merupakan data panel yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Sampel
penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik Stratified Random
Sampling, sehingga diperoleh 35 kabupaten dan kota sebagai sampel penelitian.
Analisis data dilakukan menggunakan uji akar unit Im-Pesaran-Shin, uji kointegrasi
Johansen, uji kausalitas Granger, dan Vector Error Correction Model (VECM)
untuk mengidentifikasi hubungan kausalitas serta dinamika jangka pendek dan
jangka panjang antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel
stasioner pada first difference dan memiliki hubungan jangka panjang. Uji
kausalitas Granger menunjukkan adanya hubungan kausal dua arah antara
kemiskinan dan ketimpangan pendapatan, hubungan kausal satu arah dari tingkat
pendidikan terhadap ketimpangan pendapatan, serta hubungan kausal satu arah dari
tingkat pendidikan terhadap kemiskinan. Sebaliknya, ketimpangan pendapatan
tidak memiliki hubungan kausal terhadap tingkat pendidikan dan kemiskinan juga
tidak memiliki hubungan kausal terhadap tingkat pendidikan. Hasil estimasi VECM
menunjukkan bahwa hubungan antarvariabel terjadi baik dalam jangka pendek
maupun jangka panjang melalui mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan.
Temuan penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan
berperan penting dalam menurunkan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan
pendapatan, sedangkan kemiskinan dan ketimpangan pendapatan saling
memengaruhi sehingga memerlukan kebijakan pembangunan yang terintegrasi
untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Description
Approved by Teddy
