Pengaruh Ekonomi Keluarga terhadap Perempuan Bekerja di Provinsi Jawa Timur
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Meningkatnya kebutuhan ekonomi keluarga serta kenaikan biaya hidup
mendorong perubahan peran perempuan dalam keluarga, termasuk keterlibatan
dalam kegiatan ekonomi. Namun, partisipasi perempuan dalam dunia kerja masih
menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi ekonomi maupun sosial, seperti beban
domestik dan struktur keluarga. Kondisi ini menunjukkan bahwa keputusan
perempuan untuk bekerja tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga
karakteristik rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
ekonomi keluarga terhadap keputusan perempuan bekerja di Provinsi Jawa Timur.
Variabel yang digunakan meliputi pengeluaran keluarga, jumlah tanggungan
keluarga, tipe keluarga, dan pendidikan. Data yang digunakan adalah data sekunder
dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2024. Sampel sebanyak 399
responden perempuan menikah, usia produktif (15–64 tahun) dan punya anak
sekolah, yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Metode analisis yang
digunakan adalah regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap
keputusan perempuan bekerja. Secara parsial, pengeluaran keluarga, jumlah
tanggungan keluarga, dan tipe keluarga berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap partisipasi perempuan dalam bekerja. Sementara itu, pendidikan
berpengaruh positif namun tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa
semakin baik kondisi ekonomi keluarga tidak selalu mendorong perempuan untuk
bekerja, karena adanya peran domestik dan faktor sosial yang masih dominan.
Dengan demikian, diperlukan kebijakan yang tidak hanya berfokus pada aspek
ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan faktor sosial dan budaya untuk
meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia kerja.
Description
Approved by Teddy
