Kajian Ekokritik dalam Novel Tono & 7 Bersaudara Karya Lilpudu dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Pembelajaran Sastra di SMA

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana refleksi terhadap persoalan kehidupan, termasuk isu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan relasi manusia dan alam serta prinsip etika lingkungan dalam novel Tono & 7 Bersaudara karya Lilpudu melalui pendekatan ekokritik Greg Garrard, serta mendeskripsikan pemanfaatannya sebagai alternatif pembelajaran sastra di SMA kelas XI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan rancangan kritik sastra. Data penelitian berupa kata, kalimat, dan paragraf dalam novel yang mengandung aspek ekokritik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Tono & 7 Bersaudara merepresentasikan relasi manusia dan alam melalui tiga konsep utama ekokritik Greg Garrard, yaitu animals (binatang), dwelling (tempat tinggal), dan pollution (pencemaran). Relasi tersebut terbagi menjadi relasi harmonis dan relasi disharmonis. Selain itu, ditemukan prinsip etika lingkungan berupa prinsip hormat terhadap alam, tanggung jawab, kasih sayang dan kepedulian terhadap alam, solidaritas kosmis, serta hidup sederhana dan selaras dengan alam. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pembelajaran sastra di SMA kelas XI pada Bab 6 Kurikulum Merdeka, yaitu Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia lewat Karya Ilmiah. Kata Kunci: Ekokritik Sastra, Pembelajaran Sastra, Novel Tono & 7 Bersaudara

Description

Validasi dan Finalisasi Ratna 30 juni 2026

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By