Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Asing, dan Kepemilikan Manajerial terhadap Pengungkapan Laporan Keberanjutan (Studi Kasus Perusahaan Kelapa Sawit dalam Sektor Non-Cyclical yang Terdaftar di BEI periode 2021-2024)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Adanya kewajiban pelaporan pengungkapan laporan keberlanjutan oleh POJK 51 Tahun 2017 serta dorongan tranparansi keberlanjutan dari European Union Deforestation Regulation menyebabkan perusahaan kelapa sawit perlu meningkatkan laporan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemilikan institusional, kepemilikan asing, dan kepemilikan manajerial terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan pada perusahaan kelapa sawit dalam sektor non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Pengungkapan laporan keberlanjutan diukur menggunakan standar POJK 51 Tahun 2017. Metode analisis data menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan kepemilikan institusional dan kepemilikan asing tidak berpengaruh terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. Sedangkan kepemilikan manajerial berpengaruh positif terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan.
Description
Approved by Teddy
