Pengaruh Cekaman Aluminium terhadap Kandungan Klorofil dan Distribusi Aluminium pada Tanaman Padi Japonica
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Produksi padi di Indonesia menurun pada 2024 menjadi 52,66 juta ton GKG dari 53,98 juta ton pada 2023, akibat penyempitan lahan produktif dan alih fungsi lahan, sehingga petani beralih ke lahan marginal asam (pH 4,0-6,25) yang rawan cekaman aluminium (Al). Padi japonica, dengan potensi hasil 7 ton/ha, umur genjah 105-115 hari, tahan dingin, dan kualitas beras pulen (amilosa 12-15%), dikembangkan dari persilangan indica-japonica untuk swasembada beras. Cekaman Al menghambat pertumbuhan akar, penyerapan Mg/N, dan klorofil, menyebabkan klorosis, penurunan biomassa, dan hasil rendah 1-2 ton/ha di lahan masam. Penurunan produksi padi disebabkan lahan kritis 12,7 juta ha dan cekaman Al di lahan asam yang mengganggu pembentukan klorofil serta fotosintesis. Rumusan masalah mencakup pengaruh distribusi cekaman Al terhadap kandungan klorofil pada padi japonica dan identifikasi genotipe toleran. Tanpa varietas toleran, pemanfaatan lahan marginal sulit optimal, mengancam ketahanan pangan. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh distribusi cekaman Al terhadap kandungan klorofil pada Tanaman padi japonica serta mengetahui tingkat toleransi 18 genotipe (6 tetua: Cheongcheong, Nagdong; 12 galur). Manfaatnya menyediakan informasi agronomi-fisiologis untuk pemuliaan varietas unggul lahan asam. Hasil diharapkan mendukung produktivitas padi di lahan marginal. Percobaan menggunakan Split Plot Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor: cekaman Al (0, 15, 30 ppm) dan 18 genotipe japonica, dengan 3 ulangan (162 unit percobaan), dilakukan hidroponik di Universitas Jember September 2025 – Januari 2026. Tanaman umur 14 hari diberi cekaman aluminium selama 72 jam, dianalisis tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, panjang akar, klorofil (spektrofotometri etanol 96%, Lichtenthaler 1987), dan distribusi Al (XRF). Data diuji ANOVA dan DMRT 5%.
Description
Finalisasi_Maya_24 Juni 2026
