Hubungan Faktor Gaya Hidup dan Tingkat Stres dengan Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Insomnia merupakan gangguan tidur yang cukup banyak dialami oleh mahasiswa tingkat akhir dan dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup, konsentrasi, serta produktivitas akademik. Tingginya tuntutan dalam penyusunan skripsi dan pelaksanaan penelitian dapat menyebabkan stres meningkat serta memengaruhi gaya hidup mahasiswa, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko terjadinya insomnia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor gaya hidup seperti kebiasaan merokok, aktivitas fisik, konsumsi kafein, dan penggunaan gadget doomscrolling, serta faktor tingkat stres dengan insomnia pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Jember. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 340 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami insomnia ringan (33,2%), serta terdapat hubungan antara aktivitas fisik (p=0,007), konsumsi kafein (p<0,001), penggunaan gadget doomscrolling (p=0,009), dan tingkat stres (p<0,001) dengan insomnia, sedangkan kebiasaan merokok tidak berhubungan dengan insomnia (p=0,205). Berdasarkan temuan tersebut, aktivitas fisik, kebiasaan konsumsi kafein, penggunaan doomscrolling, dan tingkat stres berhubungan dengan insomnia, sementara kebiasaan merokok tidak berhubungan dengan insomnia pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Jember.
Description
Approved by Teddy
