• Login
    View Item 
    •   Home
    • UNDERGRADUATE THESES (Koleksi Skripsi Sarjana)
    • UT-Faculty of Dentistry
    • View Item
    •   Home
    • UNDERGRADUATE THESES (Koleksi Skripsi Sarjana)
    • UT-Faculty of Dentistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    FREKUENSI PENGGANTIAN SIKAT GIGI ANAK DALAM SETAHUN PADA SISWA KELAS IV DAN V SDN JEMBER KIDUL 04 TERHADAP PREVALENSI KARIES GIGI

    Thumbnail
    View/Open
    Isna Fauziah Yusuf -1.pdf (2.640Mb)
    Date
    2016-08-18
    Author
    YUSUF, Isna Fauziah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penyakit gigi dan mulut yang paling banyak ditemukan pada masyarakat adalah karies gigi. Karies tidak hanya terjadi pada orang dewasa tetapi dapat pula terjadi pada anak. Hasil Riset Kesehatan Dasar Departemen Kesehatan tahun 2007 menyebutkan bahwa, 75% gigi masyarakat Indonesia mengalami karies, tetapi yang memiliki motivasi untuk menambal gigi berlubang hanya 1,6% dan 43% belum memeriksakan giginya. Data dari Pengurus Besar PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) menyebutkan bahwa 89% penderita gigi berlubang adalah anak-anak usia dibawah 12 tahun yang merupakan usia anak prasekolah hingga sekolah dasar. Survey Departemen Kesehatan pada Kesehatan Rumah Tangga (KRT) tahun 2001 menunjukkan bahwa prevalensi karies aktif pada penduduk anak usia 10 sampai 12 tahun adalah 52% yang belum ditangani dari 71,2% penduduk yang pernah mengalami karies gigi. Anak usia 10 sampai 12 tahun umumnya merupakan siswa kelas IV sampai VI sekolah dasar. Karies gigi disebabkan oleh beberapa faktor yaitu mikroorganisme, substrat, host dan waktu. Karies terjadi bila keempat faktor tersebut ada. Faktor lain yang dapat mendukung terjadinya karies adalah usia, pola jajan dan minuman, jenis kelamin, gaya hidup dan oral hygine. Oral hygine dapat diperbaiki dengan cara melakukan pembersihan gigi secara rutin. Sikat gigi merupakan salah satu alat mekanis yang dianggap paling efektif untuk membersihkan plak yang menempel pada gigi. Efektivitas menyikat gigi tergantung pada bentuk sikat gigi, metode, frekuensi dan lamanya menyikat gigi Salah satu hal penting dalam menyikat gigi adalah rutin mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali agar sikat gigi tersebut tidak kehilangan kemampuannya untuk membersihkan gigi dengan baik. Sehubungan dengan pendapat di atas, maka frekuensi penggantian sikat gigi dalam membersihkan gigi dan mulut merupakan bentuk perilaku yang akan mempengaruhi baik atau buruknya kebersihan gigi dan mulut, dimana akan mempengaruhi juga angka karies dan penyakit periodontal. Nilai kebersihan gigi dan mulut penting untuk diketahui tiap individu, hal tersebut berperan dalam upaya pencegahan terhadap terjadinya karies. Penelitian tentang frekuensi penggantian sikat gigi jarang sekali dilakukan, sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan frekuensi penggantian sikat gigi anak dalam setahun terhadap kebersihan mulut dan prevalensi karies gigi. Alasan memilih SDN Jember Kidul 04 sebagai tempat penelitian, karena sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah yang belum pernah dilakukan penelitian tentang status karies, kebersihan gigi dan mulut serta tidak memiliki program UKGS, padahal SDN Jember Kidul 04 terletak di daerah perkotaan dan dekat dengan puskesmas tetapi belum terjangkau oleh pelayanan kesehatan yang baik. Penelitian dilakukan pada siswa usia 10-12 tahun yaitu kelas IV dan V tahun ajaran 2015-2016. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di SDN Jember Kidul 04 Kec.Kaliwates Jember pada bulan November 2015 sampai Januari 2016. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan Total Sampling atau sampling jenuh. Sampel penelitian adalah keseluruhan siswa kelas IV dan V SDN Jember Kidul 04 Kec.Kaliwates Jember. Penelitian dilakukan dengan melakukan pemeriksaan karies gigi sulung dan gigi permanen menggunakan indeks def-t dan DMF-T, pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut dengan menggunakan indeks OHI-S serta pembagian kuisioner yang diisi oleh orang tua atau wali murid untuk mengetahui frekuensi penggantian sikat gigi anak dalam setahun.
    URI
    http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/76563
    Collections
    • UT-Faculty of Dentistry [2108]

    UPA-TIK Copyright © 2024  Library University of Jember
    Contact Us | Send Feedback

    Indonesia DSpace Group :

    University of Jember Repository
    IPB University Scientific Repository
    UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
     

     

    Browse

    All of RepositoryCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Context

    Edit this item

    UPA-TIK Copyright © 2024  Library University of Jember
    Contact Us | Send Feedback

    Indonesia DSpace Group :

    University of Jember Repository
    IPB University Scientific Repository
    UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository