Show simple item record

dc.contributor.advisorHartanti, Ragil Ismi
dc.contributor.advisorPrahastuti, Anita Dewi
dc.contributor.authorErna Rahayu Utari NIM
dc.date.accessioned2015-12-28T02:19:49Z
dc.date.available2015-12-28T02:19:49Z
dc.date.issued2015-12-28
dc.identifier.nim092110101104
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/68764
dc.description.abstractKelelahan kerja adalah keadaan yang disertai penurunan efisiensi dan ketahanan dalam bekerja sehingga produktivitas kerja akan menurun. Kondisi kerja yang buruk berpotensi menyebabkan kelelahan kerja, mudah sakit, stres, sulit berkonsentrasi sehingga menyebabkan menurunnya produktivitas kerja. Kondisi kerja meliputi variabel fisik seperti distribusi jam kerja, suhu, penerangan, suara, dan ciri-ciri arsitektur tempat kerja. Lingkungan kerja yang kurang nyaman mengakibatkan pekerja mudah stres dan lelah. Kondisi lingkungan fisik yang tidak nyaman misalnya suhu yang terlalu panas, terlalu dingin, terlalu sesak, kurang cahaya dan semacamnya. Ruangan yang terlalu panas dan terlalu dingin menyebabkan ketidaknyamanan seseorang dalam menjalankan pekerjaan. Pekerjaan seorang karyawan dengan menghadap layar komputer selama berjamjam dan dalam posisi duduk dapat menimbulkan kekakuan otot-otot tubuh apalagi jika ventilasi yang digunakan dalam ruang perkantoran tersebut tidak memenuhi syarat ventilasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kelelahan kerja pada karyawan yang menggunakan ventilasi alami dan ventilasi buatan (air conditioner) di kantor Kelurahan, Kecamatan Sumbersari dan di kantor Dinas Pendapatan Kabupaten Jember. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan kepada instansi-instansi terkait untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja di kantor Dinas Pendapatan dan kantor Kelurahan di Kecamatan Sumbersari yang berjumlah 62 orang. Besar sampel yang diambil adalah 29 pekerja Dinas Pendapatan dan 33 pekerja kantor Kelurahan dengan teknik Accidental Sampling. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Pengambilan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara dengan panduan kuesioner IFRC. Data tersebut selanjutnya dideskripsikan dan dianalisis menggunakan univariat dan bivariat. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada pekerja Dinas Pendapatan Kabupaten Jember dan kantor Kelurahan di Kecamatan Sumbersari menunjukkan responden yang bekerja di kantor Kelurahan sebagian besar mengalami kelelahan kerja berat sedangkan responden yang bekerja di kantor Dinas Pendapatan Kabupaten Jember sebagian besar mengalami kelelahan kerja sedang. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah penggunaan sistem ventilasi alami di kantor Kelurahan Kecamatan Sumbersari mayoritas telah memenuhi luas minimal tetapi terdapat satu lokasi yang luas ventilasinya masih belum memenuhi persyaratan minimal (15% dari luas lantai) yaitu di Kelurahan Antirogo. Penggunaan sistem ventilasi buatan (Air Conditioner) di kantor Dinas Pendapatan Kabupaten Jember telah memenuhi persyaratan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/Menkes/SK/XI/2002 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan Industri dan Peraturan Kementerian Ketenagakerjaan RI No. PER.13/MEN/X/2011 tentang nilai ambang batas faktor fisika dan faktor kimia di tempat kerja. Hasil pengukuran kelelahan kerja dengan menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research Commitee (IFRC) menunjukkan bahwa Responden yang bekerja di kantor Dinas Pendapatan Kabupaten Jember sebagian besar adalah perempuan dengan usia 25-34 tahun dengan masa kerja >3 tahun sebagian besar mengalami kelelahan sedang, sedangkan responden yang bekerja di kantor Kelurahan Kecamatan Sumbersari sebagian besar adalah laki-laki dengan usia 35-44 tahun dengan masa kerja >3 tahun sebagian besar mengalami kelelahan berat.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectKelelahan Kerjaen_US
dc.subjectkaryawanen_US
dc.subjectVentilasi Alamien_US
dc.subjectVentilasi Buatanen_US
dc.titlePERBEDAAN TINGKAT KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN YANG MENGGUNAKAN VENTILASI ALAMI DAN VENTILASI BUATAN (AIR CONDITIONER) (Studi pada Kantor Dinas Pendapatan Kabupaten Jember dan Kantor Kelurahan di Kecamatan Sumbersarien_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record