Show simple item record

dc.contributor.advisorSubiyantoro, Sonny
dc.contributor.advisorSupriyadi
dc.contributor.authorBanun, Syah
dc.date.accessioned2015-12-07T02:15:52Z
dc.date.available2015-12-07T02:15:52Z
dc.date.issued2015-12-07
dc.identifier.nim101610101054
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/66752
dc.description.abstractPenelitian ini merupakan penelitian laboratoris eksperimental in vivo dengan dengan rancangan penelitian the post test only control group design. Penelitian dilakukan pada bulan November 2014. Besar sampel adalah 18 mencit, mencit berjenis kelamin jantan, berat badan 20-25 gram, umur 3-4 bulan, dan sehat. Sampel penelitian dibagi menjadi 3 kelompok secara random yaitu kelompok kontrol (K) dan kelompok perlakuan pertama (P1) yaitu kelompok yang dipapar radiografi periapikal 1 kali dengan dosis 1,54 mGy, dan kelompok perlakuan kedua (P14) yaitu kelompok yang dipapar radiografi periapikal 14 kali dengan interval 1 menit dengan dosis 1,54 mGy. Pemaparan hewan coba diarahkan ke daerah sumsum tulang belakang, selanjutnya dilakukan pengambilan sampel darah dari jantung setelah 24 jam dari pemaparan radiasi, kemudian sampel darah dibuat hapusan. Penghitungan jumlah monosit dilakukan dibawah mikroskop dengan pembesaran 1000x oleh 3 pengamat dan hasil dari pengamatan dari ketiganya dirata-rata. Data hasil penelitian dilakukan uji statistik one-way anova dan Least Significance Different (LSD) dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan jumlah monosit yang bermakna akibat paparan radiasi sinar X dari radiografi periapikal antara kelompok kontrol (K), kelompok perlakuan pertama (P1), dan kelompok perlakuan kedua (P14). Pada uji LSD juga menyatakan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok P1, kelompok kontrol dengan kelompok P14, dan kelompok P1 dengan kelompok P14. (p<0,05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan jumlah sel monosit setelah paparan tunggal dan paparan ulangan sebanyak 14 kali radiasi sinar X dari radiografi periapikal dengan dosis sebesar 1,54 mGy yang bisa disebabkan karena penekanan proses pembentukan sel darah pada sumsum tulang sehingga jumlah sel-sel darah monosit pada sirkulasi darah akan menurun dan bisa juga disebabkan efek biologis langsung terhadap sel monosit.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectSel Monositen_US
dc.subjectRadiasi Sinar-Xen_US
dc.subjectRadiografi Periapikalen_US
dc.subjectIn Vivoen_US
dc.titleJUMLAH SEL MONOSIT SETELAH PAPARAN RADIASI SINAR-X DARI RADIOGRAFI PERIAPIKAL SECARA IN VIVOen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record