Show simple item record

dc.contributor.authorTri Susanto Setiawan
dc.date.accessioned2014-01-28T01:34:17Z
dc.date.available2014-01-28T01:34:17Z
dc.date.issued2014-01-28
dc.identifier.nimNIM040210102045
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/25928
dc.description.abstractRINGKASAN Penerapan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner, WennerSchlumbe rger, dan Dipole-Dipole untuk Menentukan Pola Lapisan Bawah Permukaan; Tri Susanto Setiawan; 040210102045; 2010; 43 halaman ; Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember. Bumi terdiri dari beberapa lapisan yang mengandung berbagai macam mineral dalam tiap lapisannya. Berdasarkan nilai resistivitasnya, terdapat pola lapisan dalam bentuk Three Layer Resistivity yaitu A-type section, H-type section, Q-type section dan K-type section. Untuk mengetahui informasi bawah permukaan bumi digunakan pengamatan geofisika metode geolistrik resistivitas. Metode resistivitas memiliki beberapa konfigurasi elektrode diantaranya konfigurasi Wenner, WennerSchlumberger, Pole-pole, Pole-dipole dan Dipole-dipole. Rumusan masalah yang muncul pada penelitian ini adalah mengkaji pola sebaran nilai resistivitas model A- type section yang diukur dengan menggunakan tiga konfigurasi elektrode yang berbeda, yaitu Wenner, Wenner-Schlumberger dan Dipole-dipole. Sedangkan tujuan yang hendak dicapai pada penelitian ini adalah menentukan konfigurasi yang sesuai untuk digunakan pada pendeteksian model A-type section, dengan pengukuran geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner, Wenner-Schlumberger dan Dipole-dipole. Penelitian dilakukan di lahan belakang Laboratorium Fisika Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember pada bulan Oktober 2009 dengan menggunakan pemodelan lapisan dengan dimensi 2x0,5x0,5 meter dengan lapisan medium I pada kedalaman 0,00 – 0,05 m memiliki resistivitas permukaan 17 m, sedangkan lapisan medium II pada kedalaman 0,05 – 0,12 m memiliki resistivitas permukaan 98 m dan lapisan ketiga pada kedalaman diatas 0,12 m memiliki resistivitas permukaan 983 m. Pengukuran pada penelitian ini menggunakan alat resistivitymeter dengan konfigurasi Wenner, Wenner-Schlumberger, dan Dipoledipole. Data yang diperoleh berupa kuat arus (I), beda potensial (V), titik datum (x), vii http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id spasi terpendek (a) dan faktor spasi (n). Nilai resistivitas semu hasil perhitungan diolah dengan program Res2Dinv untuk menghasilkan citra 2 dimensi dan dianalisis kedalaman lapisan yang nampak. Hasil penelitian menunjukkan konfigurasi Wenner-Schlumberger menghasilkan citra yang paling sesuai terhadap model A-type section, yaitu menunjukkan lapisan I berada pada kedalaman 0 – 0,05 m dan lapisan II pada kedalaman 0,05 – 0,11 m dengan tingkat kesalahan 19%. Konfigurasi Wenner mendeteksi lapisan I pada kedalaman 0 – 0,09 m dan lapisan II pada kedalaman 0,09 – 0,19 dengan tingkat kesalahan 12,5%, sedangkan konfigurasi Dipole-dipole mendeteksi lapisan I pada kedalaman 0 – 0,05 m dan lapisan II pada kedalaman 0,05 – 0,09 m dengan tingkat kesalahan 22,5%en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries040210102045;
dc.subjectMetode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner,en_US
dc.titlePenerapan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner, WennerSchlumbe rger, dan Dipole-Dipole untuk Menentukan Pola Lapisan Bawah Permukaanen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record