Show simple item record

dc.contributor.authorDra. DESAK KETUT TRIARI
dc.date.accessioned2014-01-28T01:02:40Z
dc.date.available2014-01-28T01:02:40Z
dc.date.issued2014-01-28
dc.identifier.nimNIM070820101044
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/25876
dc.description.abstractSekolah Menengah Atas Negeri di Kota Tabanan sebagai salah satu organisasi sosial dalam jasa pendidikan, perlu dikembangkan sebagaimana organisasi-organisasi lainnya. Di Kota Tabanan ada 2 buah sekolah menengah atas negeri (SMAN) dengan sekitar 200 orang guru PNS yang mengajar. Walaupun bertugas dan berfungsi sebagai institusi sosial dalam bidang pelayanan pendidikan kepada masyarakat, namun tetap harus berorientasi kepada produktivitas, efektivitas dan efisiensi kerja atau kinerja yang baik. Masalah-masalah yang timbul dan berpotensi baik atau buruk dalam pencapaian kinerja sekolah bisa bervariasi, mulai dari persoalan finansial, kuantitas dan kualitas guru, dinamisasi pelaksanaan pengembangan kurikulum, kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan yang dimiliki sekolah (termasuk Information and Communicaton Technology, ICT) dan kualitas input siswa itu sendiri. Prinsip-prinsip bisnis yang berkaitan dengan produktivitas, efisiensi dan efektivitas dapat diterapkan kepada sekolah-sekolah. Salah satunya adalah penerapan strategi bagaimana meningkatkan kepuasan guru agar bisa meningkatkan motivasi kerjanya dan berikutnya meningkatkan prestasi kerja guru yang membanggakan dan dapat melayani masyarakat dalam bidang pendidikan dengan baik. Strategi operasional dapat dikembangkan agar misi sekolah bisa tercapai dalam waktu yang lebih cepat dan tepat. Dengan terpuaskannya guru dan anak didik, maka sekolah tersebut makin terpercaya, mampu memperbaiki situasi kerja dan hubungan kerja yang kondusif, dan pada gilirannya adalah peningkatan kinerja sekolah yang signifikan. Tujuan penelitian adalah : (1) mengetahui pengaruh parsial dan simultan dari tingkat disiplin diri guru dan program pendidikan dan pelatihan terhadap motivasi kerja guru SMAN di Kota Tabanan; (2) mengetahui pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru; (3) mengetahui pengaruh langsung program pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja guru SMAN; (4) mengetahui pengaruh langsung tingkat disipilin diri terhadap kinerja guru SMAN; dan (5) mengetahui pengaruh langsung program pendidikan dan pelatihan terhadap disiplin guru SMAN. Hasil penelitian adalah : (1) secara parsial dan simultan program pendidikan dan pelatihan, dan disiplin diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja guru. Program pendidikan dan pelatihan berpengaruh dominan terhadap kinerja guru SMU Negeri di Kota Tabanan; (2) motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Motivasi kerja menjadi variabel moderator yang memperkuat pengaruh program pendidikan dan pelatihan, dan disiplin diri terhadap kinerja guru; (3) pengaruh langsung program pendidikan dan pelatihan, positif dan signifikan terhadap kinerja guru walaupun tidak mendominasi.; (4) pengaruh langsung disiplin diri, positif dan signifikan terhadap kinerja guru dan mendominasi; dan (5) pengaruh program pendidikan dan pelatihan, positif dan signifikan terhadap disiplin diri, walaupun relatif kecil. Program pendidikan dan pelatihan yang didominasi oleh persepsi guru tentang kesesuaian durasi penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan terhadap kebutuhan waktu untuk memahami materinya, berpengaruh relatif kecil terhadap konsistensi pelaksanaan kerja sesuai dengan apa yang direncanakan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries070820101044;
dc.subjectANALISIS PENGARUH DISIPLIN DIRI, PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHANen_US
dc.titleANALISIS PENGARUH DISIPLIN DIRI, PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI KOTA TABANAN – BALIen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record