• Login
    View Item 
    •   Home
    • MASTER THESES (Koleksi Tesis)
    • MT-Agribusiness
    • View Item
    •   Home
    • MASTER THESES (Koleksi Tesis)
    • MT-Agribusiness
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi Kopi Ginseng (Pfaffia paniculata) Cepat Saji dengan Komposisi Kopi Robusta Pupuan, Dampit dan Lampung ,

    Thumbnail
    View/Open
    pascagdlhub- (78)x_1.pdf (793.9Kb)
    Date
    2014-01-27
    Author
    Hasim Ashari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sebagai negara penghasil kopi terbesar no 4 di dunia, harga biji kopi Indonesia sangat tergantung pasaran luar negeri. Maka perlu upaya diversifikasi dan pengembangan produk sekunder, sehingga memberikan nilai tambah, membuka lapangan kerja, pengembangan industri terkait dan peningkatan konsumsi dalam negeri. Salah satu diversifikasi produk adalah kopi ginseng cepat saji (instant). Citarasa produk sangat dipengaruhi oleh asal (origin) dan mutunya. Perlu pengujian formulasi kopi ginseng cepat saji menggunakan uji organoleptik kesukaan (hedonic test). Biji kopi diambil dari kopi robusta Bali (Pupuan), kopi Jawa (Dampit) dan kopi Lampung sebagai pusat produksi kopi di Indonesia. Sedangkan bahan komposit diambil dari jenis ginseng Brazilia (Pfaffia paniculata). Ginseng jenis ini umur panen akarnya lebih cepat yaitu hanya 5 – 6 bulan dibanding ginseng dari Korea atau China (jenis Panax spp) yang dipanen setelah umur 3 - 4 tahun. Produk dibuat cepat saji (Instan) dengan sistem aglomerasi dengan alat kristalisator. Penelitian disusun menurut rancangan acak kelompok (RAK) dengan faktor A asal kopi dan faktor B jumlah ginseng. Hasil penelitian menunjukkan formulalsi tergantung asalan (origin) dan mutu bahan baku dan khusus (formulasi yang paling baik) untuk kopi Lampung dengan proporsi : 93 kopi dan 7 ginseng, Dampit: 97 kopi dan 3 ginseng atau 91 kopi dan 9 ginseng, Bali : 99 kopi dan 1 ginseng atau 91 kopi dan 9 ginseng. Formulasi untuk peminum kopi : 97 kopi dan 3 ginseng, Formulasi bukan peminum kopi : 91 kopi 9 ginseng. Harga dasar produk yang paling disukai konsumen, untuk kopi Dampit Rp 19.964,00 kopi Lampung Rp 30.225,06, dan kopi Bali Rp 14.516,67. Riset lanjutan perlu dilakukan formulasi menggunakan bahan asalan arabika, robusta daerah lain atau blending arabika – robusta
    URI
    http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/25673
    Collections
    • MT-Agribusiness [159]

    UPA-TIK Copyright © 2024  Library University of Jember
    Contact Us | Send Feedback

    Indonesia DSpace Group :

    University of Jember Repository
    IPB University Scientific Repository
    UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
     

     

    Browse

    All of RepositoryCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    UPA-TIK Copyright © 2024  Library University of Jember
    Contact Us | Send Feedback

    Indonesia DSpace Group :

    University of Jember Repository
    IPB University Scientific Repository
    UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository