ERBEDAAN INTELLIGENCE QUOTIENT (IQ) PADA GONDOK GRADE IA DAN IB PADA SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR USIA 9-10 TAHUN DI SDN DARSONO I, II, DAN III KECAMATAN ARJASA KABUPATEN JEMBER
Abstract
Gondok adalah suatu kondisi pembesaran kelenjar gondok yang
diakibatkan oleh kurangnya asupan yodium dan berdampak pada penurunan
tingkat kecerdasan atau IQ anak. Dalam pemeriksaan pada anak sekolah yang
dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember di SDN Darsono memiliki
TGR (Total Goiter Rate) sebesar 57,1% yang berdasarkan kriteria endemisitas
GAKY adalah termasuk golongan berat yang nanti akan berpengaruh terhadap
kualitas sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui
perbedaan
Intelligence Quotient (IQ) pada Gondok Grade IA dan IB pada SiswaSiswi
Sekolah
Dasar
Usia
9-10
Tahun
di
SDN Darsono I, II, dan III Kecamatan
Arjasa Kabupaten Jember. Desain penelitian menggunakan deskriptik analitik
dengan desain studi
cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa
SDN Darsono I, II, dan III Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember yang berusia 910
tahun
yang
menderita
gondok
grade
IA dan gondok grade IB yang berjumlah
76 siswa. Tehnik sampling yang digunakan adalah
stratified random sampling,
sehingga didapatkan jumlah total sampel adalah 63 dengan 39 sampel pada
gondok
grade IA dan 24 dengan gondok grade IB.
Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji
independent t-test
didapatkan nilai p=0,000, p value kurang dari alpha (0,05). Dari hasil yang
didapatkan dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara IQ
gondok
grade IA dan IB. Hasil uji independent t-test didapatkan nilai p < 0,05
dan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara
Intelligence Quotient
(IQ)
pada Gondok Grade IA dan IB pada Siswa-Siswi Sekolah Dasar Usia 9-10
Tahun di SDN Darsono I, II, dan III Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember.
Collections
- UT-Faculty of Nursing [1570]