Show simple item record

dc.contributor.authorSiti Rochmanah Oktaviani Sulikah
dc.date.accessioned2014-01-22T00:03:35Z
dc.date.available2014-01-22T00:03:35Z
dc.date.issued2014-01-22
dc.identifier.nimNIM072010101049
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/20187
dc.description.abstractKekayaan jenis tanaman di Indonesia sangat berlimpah, termasuk di dalamnya adalah tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan pengobatan. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak dilaporkan adanya resistensi obat terhadap bakteri patogen pada manusia, termasuk di antaranya Staphylococcus aureus. S. aureus merupakan pathogen utama pada manusia. Hampir semua orang pernah terinfeksi oleh S. aureus dengan tingkat keparahan yang beragam. Hal tersebut mengharuskan dilakukannya penelitian untuk mencari substansi antibakteri baru dari berbagai bahan, termasuk dari tanaman. Salah satu tanaman yang bisa digunakan sebagai alternatif substansi antibakteri adalah pare. Kandungan zat aktif dalam pare yang bersifat antibakteri adalah flavonoid, alkaloid dan saponin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) adanya aktivitas antibakteri ekstrak etanol pare (Momordica charantia L.) terhadap pertumbuhan S. aureus secara in vitro, (2) Konsentrasi Hambat Minimal (KHM) ekstrak etanol pare terhadap pertumbuhan S. aureus, serta (3) adanya perbedaan yang bermakna terhadap masing-masing konsentrasi yang menghasilkan zona hambat pada uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol pare terhadap pertumbuhan S. aureus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental semu (quasi experimental design) dengan rancangan penelitian posttest only control group design. Sampel yang digunakan adalah bakteri S. aureus, dengan pengulangan untuk masing-masing konsentrasi sebanyak 6 kali sehingga didapatkan sample size sebanyak 48. Konsentrasi larutan uji yang digunakan adalah ekstrak etanol buah pare dengan konsentrasi 7,8 mg/ml; 3,9 mg/ml; 1,95 mg/ml; 0,98 mg/ml; 0,49 mg/ml; 0,24 mg/ml; 0,12 mg/ml; dan 0,06 mg/ml, sedangkan kontrol negatifnya adalah larutan NaCMC 0,5%, dan kontrol positif adalah suspensi siprofloksasin. Data yang diperoleh adalah diameter zona hambat pertumbuhan bakteri S. aureus pada media Mueller Hinton. Pada penelitian didapatkan rata-rata diameter zona hambat pertumbuhan bakteri S. aureus pada media Mueller Hinton tiap konsentrasi 7,8 mg/ml; 3,9 mg/ml; 1,95 mg/ml; 0,98 mg/ml; 0,49 mg/ml; 0,24 mg/ml; 0,12 mg/ml; dan 0,06 mg/ml berturut-turut yaitu 24,6 mm; 21,6 mm; 19,9 mm; 17,4 mm; 15,8 mm; 14,0 mm; 12,8 mm; dan 10 mm. Dengan ketetapan bahwa suatu konsentrasi dianggap mempunyai zona hambat apabila diameter zona bening yang dihasilkan lebih dari sama dengan 10 mm, maka dapat dikatakan bahwa pada konsentrasi 0,06 mg/ml tidak terbentuk zona hambat. Data kemudian dianalisis dengan uji One Way ANOVA untuk mengevaluasi perbedaan rata-rata antar populasi dan Uji Regresi Linear untuk menentukan KHM secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol pare mempunyai aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan S. aureus secara in vitro. Hal ini ditunjukkan dengan terbentuknya diameter zona hambat pada media Mueller Hinton. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol buah pare maka daya hambat terhadap pertumbuhan S. aureus semakin besar. Dari penelitian juga didapatkan ekstrak etanol pare memiliki Konsentrasi Hambat Minimal (KHM) terhadap pertumbuhan S. aureus secara kualitatif sebesar 0,12 mg/ml, sedangkan secara kuantitatif menggunakan Uji Regresi Linear didapatkan KHM sebesar 0,087 mg/ml. Hasil analisis dengan One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada berbagai tingkat konsentrasi ekstrak etanol pare terhadap pertumbuhan S. aureus.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries072010101049;
dc.subjectANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOLen_US
dc.titleUJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus SECARA IN VITROen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record