Induksi Hormon Estrogen terhadap Kadar Estradiol dan Histologi Uterus Mencit (Mus musculus) Strain Balb-C serta Pemanfaatannya Sebagai Buku Suplemen Sistem Reproduksi di SMA. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan Pendidikan MIPA, FKIP, Universitas Jember.
Abstract
Ethinyl Estradiol merupakan hormon sintetik dari estrogen. Estrogen merupakan salah satu hormon reproduksi pada hewan betina. Estrogen terdiri dari tiga jenis hormon yang berbeda, yaitu estron, estradiol, dan estriol. Hormon estrogen sintetik yang sudah dikenal oleh masyarakat adalah estrogen yang terkandung dalam pil kontrasepsi hormonal/ pil KB. Minimnya pengetahuan masyarakat tentang mekanisme kerja dari pil KB terhadap organ reproduksi membuat masyarakat tidak peduli dengan dampak yang ditimbulkan pada organ reproduksinya. Besarnya pengaruh dari estrogen terhadap reproduksi mammalia betina, mendorong beberapa peneliti untuk menginduksi berbagai macam bahan alami maupun sintetis yang mempengaruhi kadar estrogen pada mammalia betina.
Namun selama ini penelitian-penelitian tersebut, belum pernah digunakan dan
dipublikasikan kepada masyarakat, khususnya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)
kelas XI semester genap dalam konsep sitem reproduksi sebagai salah satu media
pembelajaran atau alternatif bahan ajar. Adapun alternatif bahan ajar yang dapat
digunakan adalah dengan menggunakan buku. Buku nonteks pelajaran merupakan
buku-buku yang tidak digunakan secara langsung sebagai buku untuk memelajari
salah satu bidang studi pada lembaga pendidikan. Buku non teks dalam pengertian
umum disebut juga sebagai buku suplemen atau buku tambahan untuk melengkapi
buku acuan utama.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kadar estradiol dan histologi
uterus mencit (Mus musculus) akibat induksi hormon estrogen, menguji pengaruh
fase penyusun siklus estrus terhadap kondisi histologi uterus mencit (Mus musculus),
dan menguji kelayakan buku suplemen konsep sistem reproduksi di SMA yang
merupakan produk dari penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah eksperimental
laboratorium, yang didesain mengikuti Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Independent Sample t-test untuk
menguji perbedaan kadar estradiol dan tebal endometrium antara kontrol dan
perlakuan estrogen dengan taraf signifikasi 5%. Adapun untuk menguji pengaruh
fase penyusun siklus estrus terhadap histologi uterus digunakan analisis One Way
Anova dengan taraf signifikasi 5%. Adapun analisis kelayakan buku suplemen pada
penelitian ini menggunakan 4-D (Four-D Models) yang dikemukakan oleh
Thiagarajan.
Hasil penelitian ini terdiri dari dua komponen utama yaitu pertama, hasil
penelitian induksi hormon estrogen terhadap kadar estradiol dan tebal endometrium
mencit (Mus musculus) Strain Balb-C dengan dosis 0,26 mg yang dilarutkan dalam
aquades 0,5 ml. Komponen kedua, pada penelitian ini dihasilkan produk berupa buku
suplemen konsep sistem reproduksi di SMA yang divalidasi oleh 3 orang ahli media
dan 3 orang pengguna yaitu guru mata pelajaran Biologi dari 3 SMA Negeri di
Kabupaten Jember. Berdasarkan analisis hasil yang didapat menyatakan bahwa Kadar
estradiol pada perlakuan estrogen berbeda signifikan (p=0,031) terhadap kontrol.
Tebal endometrium pada perlakuan estrogen berbeda signifikan (p=0,213) terhadap
kontrol. Pada fase diestrus terdapat pengaruh yang signifikan (p=0,038) antara
perlakuan kontrol dengan perlakuan estrogen, namun pada fase proestrus, estrus, metestrus berpengaruh tidak signifikan (p>0,05). Buku suplemen dari hasil penelitian ini sangat layak digunakan dalam pembelajaran biologi sub pokok bahasan Sistem Reproduksi di SMA.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah induksi hormon estrogen berpengaruh
signifikan terhadap kadar estradiol, namun berpengaruh tidak signifikan terhadap
tebal endometrium dan buku suplemen yang dihasilkan sangat layak untuk
digunakan.
Collections
- UT-Faculty of Dentistry [2098]