PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTU MEDIA KARTU KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI-IPA2 SMA NEGERI 1 TANGGUL POKOK BAHASAN IMPULS DAN MOMENTUM
Abstract
Berdasarkan observasi awal, pada proses pembelajaran Fisika di kelas XI
IPA-2 SMA Negeri 1 Tanggul Tahun Pelajaran 2009/2010 belum optimal. Menurut
guru pengajar, hal ini dibuktikan dengan siswa yang aktif bertanya dan menjawab
pertanyaan, yang hanya mencapai 17%, sehingga aktivitas belajar siswa kelas XI
IPA-2 secara klasikal hanya mencapai 48%. Selain itu, secara umum nilai ujian
semester ganjil tahun pelajaran 2009/2010 yang rata-rata ketuntasan hasil belajar
siswa pada mata pelajaran fisika hanya mencapai 54,5%. Hal ini yang mendorong
peneliti untuk melakukan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model
pembelajaran Numbered Head Together berbantu media kartu kontekstual. Model
pembelajaran Numbered Head Together merupakan sistem kerja/belajar kelompok
yang terstruktur sehingga terjadi saling ketergantungan positif. Dengan dibantu media
kartu kontekstual diharapkan siswa dapat memahami secara mendalam konsep impuls
dan momentum pada kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji
aktivitas belajar siswa dan ketuntasan hasil belajar fisika siswa di kelas XI-IPA2
SMA Negeri 1 Tanggul dengan menerapkan model pembelajaran Numbered Head
Together (NHT) berbantu media kartu kontekstual pada pokok bahasan impuls dan
momentum.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara,
dokumentasi, dan tes. Analisis data menggunakan: (1) analisis deskriptif, yaitu
mendeskripsikan secara kualitatif maupun kuantitatif data hasil penelitian; (2)
prosentase aktivitas belajar untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa
antara pembelajaran pada siklus I dan siklus II; (3) prosentase ketuntasan hasil belajar
untuk mengetahui peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa antara pembelajaran
pada siklus I dan siklus II.
Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus dengan subyek penelitian
siswa kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Tanggul dengan jumlah siswa 44 orang yang
terdiri atas 17 siswa laki-laki dan 27 siswa perempuan. Karakteristik kelas ini
memiliki keaktifan belajar dan ketuntasan hasil belajar siswa yang rendah dibanding
kelas XI yang lainnya. Data tentang keaktifan belajar siswa diperoleh dari hasil
observasi dengan instrumen observasi yang telah disediakan. Sedangkan ketuntasan
belajar fisika siswa diperoleh dari hasil postest. Indikator keberhasilan untuk aktivitas
belajar siswa setidak-tidaknya 75% dari jumlah siswa yang hadir dan indikator
ketuntasan belajar fisika siswa sekurang-kurangnya 75% dari jumlah siswa yang
mengikuti tes. Selama penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar
siswa dan ketuntasan belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I aktivitas
belajar siswa meningkat menjadi 66,2 %, dan meningkat menjadi 80,2% pada siklus
II. Sedangkan ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada Siklus I meningkat
menjadi 70,4%, dan pada akhir siklus II meningkat menjadi 81,8%. Berdasarkan hasil
penelitian yang telah dicapai, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model
pembelajaran Numbered Head Together berbantu media kartu kontekstual pada
pokok bahasan impuls dan momentum dapat meningkatkan aktivitas belajar dan
ketuntasn belajar siswa kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Tanggul tahun ajaran
2009/2010. Diharapkan jika diterapkan model pembelajaran Numbered Head
Together berbantu media kartu kontekstual perlu adanya kontrol yang baik oleh guru
pada saat siswa melakukan diskusi sehingga siswa benar-benar memanfaatkan waktu
dan memahami materi dengan baik