Show simple item record

dc.contributor.authorLESTARI, Nofia
dc.date.accessioned2025-01-23T02:23:57Z
dc.date.available2025-01-23T02:23:57Z
dc.date.issued2023-07-31
dc.identifier.nim192110101045en_US
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/125083
dc.description.abstractKatarak adalah penyakit pada lensa mata yang dapat menyebabkan kekeruhan hingga kebutaan di seluruh dunia. Penderita katarak akan mengalami perubahan lensa mata berwarna putih keruh, berbentuk seperti gumalan susu bertekstur lembek, dan bayangan mata awan berwarna putih. Penelitian ini menggunakan jenis metode analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini menggunakan data sekunder rekam medik bulan Januari-Desember tahun 2022 sebanyak 186 responden dari total 349 pasien yang melakukan pemeriksaan katarak di poli mata RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember. Kemudian dianalisis menggunakan chi square guna mengetahui hubungan antara variabel dependen dan independent. Variabel dependen adalah stadium sedangkan independent adalah usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan, diabetes melitus, hipertensi dan glukoma. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa usia diatas 50 tahun sebanyak (88,4%), berjenis kelamin perempuan (51,9%) dengan jenis pekerjaan di luar ruangan (65,1%), distribusi pekerjaan paling banyak antara lain petani (41,8%), wiraswasta (18,5%), buruh tani (2,1%), pedagang (1,6%), dan buruh harian lepas (1,1%). Sedangkan pada penderita katarak senilis tidak ditemukan komorbid baik diabetes melitus (78,3%), hipertensi (56,6%) dan glukoma (143%). Kesimpulan Tidak terdapat hubungan antara variabel usia terhadap stadium katarak senilis dengan nilai p-value 0,705, Tidak terdapat hubungan antara variabel jenis kelamin terhadap stadium katarak senilis dengan nilai p-value 0,099, Tidak terdapat hubungan antara variabel jenis pekerjaan terhadap stadium katarak senilis p-value 0,401, Tidak terdapat hubungan antara variabel diabetes melitus terhadap stadium katarak senilis p-value 0,300, Tidak terdapat hubungan antara variabel hipertensi terhadap stadium katarak senilis p-value 0,055 dan Tidak terdapat hubungan antara variabel glukoma terhadap stadium katarak senilis p-value 0,073. Saran Menjaga Kesehatan mata sedini mungkin dengan menerapkan hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi agar proses degeneratif lebih lambat serta diharapkan masyarakat mengurangi mengkonsumsi makanan fast food yang memiliki kandungan natrium dan gula tinggien_US
dc.description.sponsorshipDr. dr. Candra Bumi., M.Sien_US
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakaten_US
dc.subjectDiabetes melitusen_US
dc.subjectGlukomaen_US
dc.subjectHipertensien_US
dc.subjectKataraken_US
dc.titleDeterminan Stadium Katarak Senilis di RSD dr. Soebandi Kabupaten Jemberen_US
dc.typeSkripsien_US
dc.identifier.prodiKesehatan Masyarakaten_US
dc.identifier.pembimbing1Dr. dr. Candra Bumi., M.Sien_US
dc.identifier.pembimbing2Dr. dr. Candra Bumi., M.Sien_US
dc.identifier.validatorvalidasi_repo_ratna_Januari 2025en_US
dc.identifier.finalization0a67b73d_2025_01_tanggal 23en_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record