dc.contributor.author | RIFQI, Fatih M | |
dc.date.accessioned | 2024-09-03T23:20:20Z | |
dc.date.available | 2024-09-03T23:20:20Z | |
dc.date.issued | 2023-10-14 | |
dc.identifier.nim | 192010101012 | en_US |
dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/124327 | |
dc.description | Finalisasi oleh Taufik Tgl 4 September 2024 | en_US |
dc.description.abstract | Sirosis Hepatis merupakan suatu penyakit akibat perubahan histologis hati yang ditandai dengan penumpukan jaringan ikat fibrotik sebagai respon cedera hati kronis. Prevalensi sirosis hepatis berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2006 di dunia mencapai 170 juta jiwa. Penatalaksanaan sirosis hepatis yang efektif saat ini yaitu transplantasi hati, namun memiliki kekurangan dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, diperlukan adanya pendekatan baru terhadap pengobatan sirosis hepatis. Terapi berbasis sel dapat menjadi solusi alternatif dalam mengobati sirosis hepatis salah satunya yaitu Mesenchymal Stem Cell (MSC). Terapi berbasis MSC memiliki banyak keuntungan yaitu imunomodulasi, memperbaiki, dan regenerasi jaringan yang rusak. Terapi MSC diduga dapat memperbaiki fungsi hati pada sirosis hepatis melalui peningkatan kadar albumin dan penurunan kadar bilirubin. Peneliti mengangkat topik terapi Mesenchymal Stem Cell (MSC) untuk membuktikan keefektivitasnya terhadap perbaikan fungsi hati pada pasien sirosis hepatis yang dilihat dari kadar albumin dan bilirubin, baik dosis, frekuensi pemberian, dan rute pemberiannya.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian “tinjauan sistematik” dengan 2 metode pencarian jurnal yaitu pencarian jurnal menggunakan database dan pencarian jurnal dengan citation searching untuk memperluas cakupan identifikasi artikel. Jumlah artikel tahap identifikasi awal yaitu sebanyak 305 artikel, yang selanjutnya dilakukan beberapa tahap proses seleksi artikel dengan hasil akhir sebanyak 4 artikel yang memenuhi kriteria kelayakan penelitian. Hasil penelitian tinjauan sistematik ini didapatkan 3 studi terdapat peningkatan kadar albumin yang signifikan pada kelompok infus MSC dibanding dengan kelompok kontrol dan 1 studi terdapat peningkatan kadar albumin yang tidak signifikan pada kelompok infus MSC dibanding dengan kelompok kontrol. Pada kadar bilirubin, 2 studi terdapat penurunan kadar bilirubin yang signifikan pada kelompok infus MSC dibanding dengan kelompok kontrol dan 2 studi terdapat penurunan kadar bilirubin yang tidak signifikan pada kelompok infus MSC dibanding dengan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian tinjauan sistematik ini yaitu terapi Mesencymal Stem Cells (MSCs) efektif terhadap kadar albumin dan bilirubin pada sirosis hepatis. | en_US |
dc.description.sponsorship | Dr. dr. Dina Helianti, M.Kes
dr. Novan Krisno Adji, Sp.BS. | en_US |
dc.language.iso | other | en_US |
dc.publisher | Fakultas Kedokteran | en_US |
dc.subject | SIROSIS HEPATIS | en_US |
dc.subject | TERAPI MSC | en_US |
dc.subject | KADAR ALBUMIN | en_US |
dc.subject | KADAR BILIRUBIN | en_US |
dc.title | Terapi Mesenchymal Stem Cell terhadap Kadar Albumin dan Bilirubin pada Pasien Sirosis Hepatis: Tinjauan Sistematik | en_US |
dc.type | Skripsi | en_US |
dc.identifier.prodi | Pendidikan Dokter | en_US |
dc.identifier.pembimbing1 | Dr. dr.Dina Helianti, M.Kes | en_US |
dc.identifier.pembimbing2 | dr.Novan Krisno Adji, Sp.BS. | en_US |
dc.identifier.validator | Taufik | en_US |
dc.identifier.finalization | Taufik | en_US |